LONDON – Tim Sherwood menilai Manchester City sangat kehilangan sosok Vincent Kompany pada musim 2019-2020. Kompany pergi dari Etihad Stadium setelah 11 musim membela Man City. Patut disayangkan, Man City tidak membeli bek tengah baru untuk menambal kepergian mantan kaptennya tersebut.
Akibat hal itu maka pertahanan Man City sekarang tidaklah sekuat dulu saat Kompany masih ada. Petaka untuk Man City dimulai saat bek tengah andalan Josep Guardiola, Aymeric Laporte menderita cedera pada lutut kanannya. Cedera itu memaksa Laporte masuk ke ruang perawatan untuk waktu lama.
Laporte merupakan bek tengah kesukaan Guardiola karena pemain berpaspor Prancis itu bisa menerjemahkan keinginan sang juru taktik dengan baik di atas lapangan. Laporte tidak hanya jago dalam bertahan tetapi juga mampu membangun serangan dengan amat baik dari belakang.
BACA JUGA: Kompany: Hantu Sejarah Liverpool Untungkan Man City
Man City sejatinya masih memiliki John Stones dan Nicolas Otamendi tetapi kedua pemain itu tidak terlalu bagus dalam membangun serangan dari belakang. Duet Stones dan Otamendi kerap membuat gawang Man City kebobolan gol yang seharusnya dapat dihindari.
Masalah di pertahanan kini membuat Man City terlempar dari posisi dua besar. Tim asuhan Guardiola itu hanya mampu menempati posisi empat tertinggal sembilan poin dari Liverpool yang ada di puncak klasemen sementara. Fakta itu menunjukkan Man City amat kehilangan Kompany baik di atas lapangan ataupun di ruang ganti pemain sebagai seorang pemimpin.
“Vincent Kompany sangat dirindukan. Tidak hanya untuk apa yang dia berikan di lapangan tetapi di ruang ganti,” ujar Sherwood, seperti yang dikutip dar Daily Star, Jumat (15/11/2019).
(Andika Pratama)