“Dia salah. Sekarang, kami harus tetap tenang dan berbicara dengannya, untuk berbicara secara internal mengenai reaksinya. Reaksi Xhaka adalah sebuah kesalahan di momen itu,” ujar Unai Emery, dilansir dari Four Four Two, Senin (28/10/2019).
“Kami semua ada di sini karena punya suporter. Kami memang pekerja buat klub ini, tetapi kami bermain untuk mereka (suporter). Kami harus mendapat respek dari suporter, baik itu aplaus maupun kritik,” imbuh pria berusia 47 tahun itu.
Unai Emery juga tidak mau berspekulasi mengenai jabatan kapten yang disandang Granit Xhaka. Ia memilih untuk menjernihkan situasi terlebih dahulu, sebelum berbicara mengenai kepantasan pemain berdarah Albania itu sebagai pemimpin.
(Fetra Hariandja)