Pasif di Bursa Transfer
Kendati demikian, bukan berarti Liverpool telah menjadi tim yang benar-benar sempurna. Pasalnya, jika bicara soal kedalaman skuad, bisa dibilang The Reds belum berada pada tahap itu. Hal tersebut tentunya tak lepas dari pasifnya Liverpool di bursa transfer musim panas 2019.
Untuk posisi penjaga gawang, Liverpool mungkin bisa sedikit bernapas lega. Karena meski Simon Mignolet pergi, Liverpool telah mendatangkan pelapis yang cukup menjanjikan bagi Alisson. Dia adalah Adrian yang direkrut dari West Ham United secara gratis.
(Adrian jadi pelapis Alisson Becker)
Selain Adrian, Liverpool hanya mendaratkan bek berusia 17 tahun, Sepp van den Berg. Bek tengah berpaspor Belanda itu ditebus Liverpool dari PEC Zwolle dengan mahar 1,9 juta euro. Sama halnya dengan Adrian, kehadiran Van den Berg di kubu The Reds pun hanya diplot sebagai pelapis.
Kondisi tersebut tentunya tidak ideal bagi Liverpool, karena The Reds sejatinya masih butuh pasokan tenaga di sektor fullback dan baris penyerangan. Saat ini, Liverpool hanya memiliki Andrew Robertson sebagai bek kiri. Hal itu terjadi setelah masa kontrak Alberto Moreno habis dan The Reds tak mencari penggantinya.
Keadaan serupa juga terjadi di baris penyerangan The Reds. Kualitas lini serang Liverpool sebenarnya sudah tidak perlu diragukan lagi dengan kehadiran trio Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino. Akan tetapi, ketiga pemain tersebut jelas tidak bisa selalu dimainkan dalam setiap pertandingan.
Saat ini, yang menjadi back-up dari ketiga pemain tersebut di lini serang hanyalah Divock Origi dan Xherdan Shaqiri. Meski Origi dan Shaqiri telah membuktikan tajinya musim lalu, namun kondisi tersebut dianggap tak akan banyak membantu Liverpool mengarungi musim kompetisi kali ini.