“Meskipun sempat 15 kali berlatih di bawah arahan Mourinho, ia tidak pernah berbicara kepada saya. Sesi latihan dipimpin Michael Carrick dan Kieran McKenna, sedangkan Mourinho jarang berbicara,” kata eks pemain junior Man United, mengutip dari Sportbible, Senin (29/7/2019).
“Mourinho juga lebih memilih memanggil kami (pemain junior) “anak-anak” ketimbang nama kami. Kami juga dilarang untuk berenang di kolam atau menggunakan kolam es jika ada pemain utama sedang di sana. Satu lagi, kami tidak merasakan sebuah kesatuan. Rata-rata, pemain utama melakukan makan siang masing-masing alih-alih melakukannya bersama-sama,” lanjut pemain tersebut.
Meski begitu, hal di atas adalah masa lalu. Bukan tak mungkin di bawah penanganan Ole Gunnar Solskjaer, skuad Man United jauh lebih solid. Terlebih, kekompakan dibutuhkan Man United untuk bersaing di jalur juara Liga Inggris 2019-2020.
(Ramdani Bur)