BARCELONA – Jordi Mestre telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil presiden Barcelona pada Rabu 3 Juli 2019. Mestre mundur karena tak senang dengan kabar pemecatan Direktur Olahraga Barcelona, Pep Segura, yang sepertinya akan segera terjadi.
Mestre telah menjadi Direktur Olahraga Barcelona sejak 2010 pada masa kepresidenan Sandro Rosell. Selang empat tahun kemudian ia diangkat jadi wakil presiden Barcelona. Alhasil, Mestre sudah pernah bekerja sama dengan Rosell dan Presiden Barcelona saat ini, Josep Maria Bartomeu.
“Jordi Mestre, sampai hari ini wakil presiden yang bertanggung jawab untuk olahraga di klub, mengajukan pengunduran dirinya yang tidak dapat dibatalkan sore ini. Jordi Mestre telah menjadi bagian dari Dewan Direksi Klub sejak musim panas 2010. Ketika masa kepresidenan Sandro Rosell, ia diangkat sebagai manajer yang bertanggung jawab untuk sepakbola, Barca B dan Barca Wanita.,” tulis pernyataan Barcelona pada laman resminya, Kamis (4/7/2019).
BACA JUGA: Selain Rakitic, Coutinho Juga Masuk Daftar Belanja PSG
"Sejak Januari 2014 dia adalah wakil presiden yang bertanggung jawab untuk area olahraga, posisi yang terus dia pegang setelah pemilihan 18 Juli 2015. Jordi Mestre ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh presiden Sandro Rosell dan Josep Maria Bartomeu, kesempatan dan kehormatan telah melayani serta membela kepentingan FC Barcelona,” sambung pernyataan Barcelona.
Pengunduran diri Mestre kemungkinan besar tak terjadi jika Barcelona tak berencana memecat Segura. Mestre merasa pemecatan Segura bukan solusi dari kegagalan Barcelona merekrut pemain-pemain yang tepat untuk Barcelona.
Kinerja Segura memang menjadi sorotan setelah beberapa transfer yang dilakukannya untuk Barcelona dinilai kemahalan dan kerap berakhir dengan kegagalan. Contoh teranyar dari transfer kurang tepat Segura adalah pembelian Philippe Coutinho dari Liverpool pada musim dingin 2018.
Coutinho dibeli Barcelona dengan mahar 145 juta euro atau sekira Rp2,3 trilun. Mahar itu membuat Coutinho berpredikat sebagai pemain termahal yang pernah dibeli Barcelona. Akan tetapi, penampilan Coutinho tidak sesuai ekspektasi sehingga dicap pembelian gagal.
Masalah Segura kini berujung dengan pengunduran diri Mestre. Kepergian Mestre menandakan Barcelona akan memiliki wakil presiden baru dalam waktu dekat. Patut ditunggu siapa sosok yang akan dipilih Barcelona untuk mengisi jabatan yang cukup penting tersebut.
(Ramdani Bur)