Laporta melihat saat ini Barca lebih cenderung memanfaatkan serangan cepat sebagai senjata mereka. Padahal, berani menahan bola lebih lama dan terus menguasai lini tengah lapangan sudah menjadi identitas tim katalan tersebut sejak lama.
"Mes que un Club bukanlah semboyan, ini adalah deklarasi prinsip. Kami memiliki referensi yang merupakan gaya sepakbola asli yang diajarkan Johan Cruyff kepada kami dan kami bertaruh di akademi. Tapi saya melihat saat ini klub kehilangan itu,” ujar Laporta, melansir dari laman Sportskeeda, Kami (23/5/2019).
“Kami melakukannya karena itu adalah cara untuk konsisten dengan apa kami, untuk gaya asli bermain sepakbola. Waktu telah membuktikan kami benar, mereka (para pemain dan pelatih) adalah arsitek nyata dari kesuksesan itu,” tukasnya.
(Fetra Hariandja)