“Kami masih hidup, kami hanya kalah 0-1. Kami butuh keyakinan untuk pergi ke markas lawan dan memenangkan pertandingan. Di babak kedua kami menekan mereka, tetapi tidak menciptakan cukup banyak peluang,” tutur Mauricio Pochettino, melansir dari laman resmi UEFA, Rabu (1/5/2019).
“Jika Anda menganalisa golnya, kami sangat ceroboh dan pendekatan kami terhadap pertandingan kurang bagus. Saya bertanggung jawab penuh sebagai pelatih,” imbuh pria berusia 47 tahun tersebut.
Hasil tersebut memang belum memupus harapan Tottenham Hotspur untuk lolos ke partai puncak meski cukup berat. Tim dari London Utara itu harus menang dengan selisih dua gol atau menang tipis dengan skor 1-2, 2-3, dan seterusnya, di Amsterdam pekan depan, untuk lolos.
(Fetra Hariandja)