JAKARTA - Kondisi sepakbola Indonesia saat ini mirip dengan sepakbola Italia pada 2006. Yakni dilanda isu pengaturan skor di kompetisi lokal menjelang event Akbar.
Kala itu Timnas Italia sedang fokus latihan untuk Piala Dunia 2006, sedangkan Indonesia lewat Timnas U-22 sekarang sedang serius mempersiapkan diri untuk Piala AFF.
Namun Todd Rivaldo Ferre dan kawan-kawan tak perlu mengutuki keadaan, sebab Italia sudah memberikan contoh tentang cara menghadapinya.
Ya, Italia yang sempat gempar dengan diciduknya bek andalan Leonardo Bonucci dari tempat pemusatan latihan Azzuri, justru menjadikan peristiwa itu sebagai momentum untuk memperkuat kekompakan.
Insiden itu malah mereka jadikan untuk menunjukkan diri ke dunia bahwa sepakbola Italia tak seburuk pengaturan skor. Dan upaya mereka berhasil, Italia sukses menjadi Juara Piala Dunia 2006.
Nah, kondisi seperti inilah yang tampak dari skuad Timnas U-22 asuhan Indra Sjafri. Mereka seolah tak terganggu dengan kasus pengaturan skor yang berujung penetapan tersangka terhadap Plt Ketua Umum PSSI Djoko Driyono.
Timnas U-22 tetap khusyuk, dan Indra Sjafri seperti biasa menjadikan timnya bernuansa kekeluargaan. Dengan demikian tentu saja seru menyaksikan perjuangan Indonesia meniru sikap Italia untuk jadi juara.