Filosofi Baru Timnas U-22: Kolektif, Possesion, dan Progresif

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Sabtu 09 Februari 2019 12:24 WIB
Foto: Grab Indonesia
Share :

JAKARTA - Nama Indra Sjafri melejit setelah mengantar Timnas U-19 menjuari Piala AFF U-19 beberapa tahun lalu. Saat itu ia menerapkan permainan pendek-pendek-panjang (pepepa) terhadap Evan Dimas dan kawan-kawan.

Lalu bagaimana filosofi permainan Timnas U-22 yang ia tangani sekarang?

Seperti kita ketahui, Coach Indra kini sedang menggodok 33 pemain untuk dibawa ke Piala AFF U-22 pada 17 Februari mendatang.

Dalam ajang ini, eks pelatih Bali United tersebut akan mengusung gaya permainan yang berbeda, dan tidak lagi monoton seperti Pepepa.

Coach Indra menyebut Timnas U-22 akan mengandalkan kolektivitas permainan dengan filosofi menyerang mengandalkan umpan-umpan cepat.

Dengan model seperti ini, pria asal Sumatera Barat itu mengatakan pasukannya tidak akan tergantung pada satu pemain, namun bermain sebagai tim karena menuntut penguasaan bola yang progresif.

“Game model kami tidak tergantung satu pemain. Saya menganut filosofi sepakbola menyerang dengan passing game. Yang kedua, saya menganut sepakbola yang possesion yang progresif,” kata Indra mengutip dari Goal Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya