KUALA LUMPUR – Piala Asia U-16 2018 hampir merampungkan semua pertandingan fase grup. Hanya tersisa dua pertandingan di Grup D yang belum digelar. Tepatnya saat Australia menghadapi Afghanistan dan Korea Selatan (Korsel) kontra Irak sore nanti.
Menjadi menarik setelah melihat komposisi tim yang lolos ke perempatfinal Piala Asia U-16 2018. Di sana tidak terdapat nama runner-up Piala Asia U-16 2016, Iran. Tim asuhan Abbas Chamanian itu tersingkir di fase grup setelah kalah bersaing dari Timnas Indonesia U-16 dan India.
(Iran ditahan India 0-0. Foto: AFC)
Padahal saat mentas di kualifikasi, Alireza Bavieh dan kawan-kawan terhitung luar biasa. Mereka memenangi empat pertandingan kualifikasi, plus mencetak 15 gol dan hanya kemasukan satu kali.
BACA JUGA: Dua Calon Lawan Timnas Indonesia U-16 di Perempatfinal Piala Asia U-16 2018
Hal yang luar biasa akan terjadi jika Irak juga gagal lolos ke perempatfinal. Sekadar diketahui, Irak yang berstatus sebagai kampiun Piala Asia U-16 2016 di ambang gagal melaju ke fase knockout Piala Asia U-16 2018.
Setelah melalui dua pertandingan, Hussein Sadeq dan kawan-kawan hanya mengoleksi tiga poin. Usai menang 2-1 atas Afghanistan, mereka takluk 1-2 dari Australia.
Untuk lolos ke perempatfinal, Irak wajib menang atas Korea Selatan (Korsel) di laga terakhir. Akan tetapi, tak mudah untuk menumbangkan tim asuhan Kim Jung Soo. Sebab, Jeong Sang-bin dan kawan-kawan tampil prima di dua laga awal Grup D Piala Asia U-16 2018 dengan membungkam Australia 3-0 dan Afghanistan (7-0).
(Irak kalah 1-2 dari Australia. Foto: AFC)
Karena itu, butuh usaha ekstra bagi Irak untuk lolos ke perempatfinal. Jika Irak juga tersingkir, otomatis hanya Korea Utara, negara penghuni pot 1 yang lolos ke fase knockout. Sebab sebelumnya, tim yang diunggulkan di pot 1 yakni tuan rumah Malaysia dan Iran sudah terhentinya langkahnya di fase grup.
(Ramdani Bur)