SEVILLA – Real Madrid baru saja merasakan kekalahan pertamanya di Liga Spanyol 2018-2019 saat takluk 0-3 dari Sevilla di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (27/9/2018), dini hari WIB. Pada laga itu, Madrid sempat membuat gol pada awal babak kedua melalui kaki Luka Modrid saat kedudukan masih 0-3. Akan tetapi, gol itu dianulir Video Assistant Referee (VAR) karena Modric dalam posisi offside.
Menurut Pelatih Madrid, Julen Lopetegui, keadaan bagi timnya di akhir laga bisa saja berubah jika gol Modric tidak dianulir. Pasalnya, gol itu bisa membangkitkan semangat juang bagi para pemain Madrid untuk mengejar ketinggalan dari Sevilla pada laga tersebut. Akan tetapi, wasit tetap berpegang teguh pada hasil VAR sehingga Madrid pun gagal mencetak gol di laga kontra Sevilla.
“Idenya adalah untuk menekan tetapi itu tidak menghasilkan apa yang kami harapkan dan kami membayarnya, terutama di awal. Ini akan menjadi kesempatan untuk mengatakan bahwa kami tidak mempersiapkan dengan baik untuk permainan, tetapi sepertinya itulah yang terjadi,” ungkap Lopetegui, seperti yang dilansir Goal, Kamis (27/9/2018).
BACA JUGA: Lopetegui Akui Kedigdayaan Sevilla atas Real Madrid
“Baik pemain maupun pelatih tidak berada dalam kondisi terbaiknya di babak pertama. Jika gol di awal babak kedua telah bertahan, kami akan memiliki kesempatan (untuk bangkit),” sambung pelatih berdarah Spanyol itu.
Dengan kekalahan ini, maka Madrid memiliki kewajiban untuk memenangkan laga selanjutnya di Liga Spanyol musim ini demi menjaga asa menjadi juara pada akhir kompetisi. Akan tetapi, hal itu tampaknya tidak akan mudah untuk terwujud sebab Madrid akan menghadapi Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu 30 September 2018, dini hari WIB. Madrid harus tampil 100 persen pada laga itu, jika tidak ingin merasakan kekalahan kedua secara beruntun.
(Andika Pratama)