Pelatih Timnas Indonesia U-16 Prioritaskan Turunkan Pemain Lama di Piala Asia 2018

Ramdani Bur, Jurnalis
Jum'at 21 September 2018 12:41 WIB
Timnas Indonesia U-16 saat menjalani pemusatan latihan di Malaysia. (Foto: PSSI)
Share :

KUALA LUMPUR – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16, Fakhri Husaini, agak ragu menurunkan pemain-pemain yang baru bergabung bersama timnya untuk dijadikan sebagai andalan di Piala Asia U-16 2018. Juru taktik berusia 53 tahun itu menilai, empat pemain yang bergabung dalam satu bulan terakhir ini belum terlalu beradaptasi dengan tim, sehingga ia lebih memercayakan personel lama.

Setelah menjuarai Piala AFF U-16 2018, Timnas Indonesia U-16 melakukan pemusatan latihan di Medan dan dilanjutkan di Malaysia sejak akhir Agustus 2018. Dalam pemusatan latihan tersebut, Fakhri memanggil empat nama baru. Mereka ialah Muhammad Uchida Sudirman, Fatah Aji, Subhan Fajri dan Cecep Mulyana.

(Timnas Indonesia U-16 saat menjalani pemusatan latihan di Malaysia. Foto: PSSI)

Kedatangan empat pemain itu untuk menggantikan tiga nama yang gagal tampil di Piala Asia U-16 2018 karena terkendala usia. Ketiga nama yang dimaksud ialah Kartika Vedhayanto (fullback kanan), Muhammad Fajar Fathur (winger kanan) dan Yadi Mulyadi (winger kanan).

Ketiadaan Fajar dan Yadi awalnya membuat Fakhri pusing. Sebab, ia hanya bisa mengandalkan Amanar Abdillah atau Amiruddin Bagus Kahfi untuk mentas sebagai winger kanan. Akan tetapi, beban Fakhri sedikit lebih ringan seiring kedatangan Cecep.

BACA JUGA: 4 Pemain Baru Timnas Indonesia U-16 Coba Terus Beradaptasi

Akan tetapi, kesempatan Cecep mentas sebagai starter di laga kontra Iran yang berlangsung sore ini agak mengecil. Hal itu setelah Fakhri mengatakan bakal lebih memprioritaskan pemain lama ketimbang personel baru.

Jika pun dimainkan, Cecep kemungkinan mentas tampil sebagai winger kiri, menggantikan Mochamad Supriadi yang belum pulih 100 persen. Selain itu, Cecep bisa saja mentas sebagai winger kanan, asalkan Amanar ditempatkan di sisi sebelahnya.

"Ada peluang bermain, tapi saya tentu harus memprioritaskan yang lama dulu. Tiga dari empat pemain baru itu kan kelahiran 2003, buat saya ini aset kami. Kenapa pertimbangannya kami panggil? Ada pemain kelahiran 2002, tapi kalau 2002 tidak bisa cepat beradaptasi juga, lebih bagus saya bawa yang 2003. Itu supaya lebih berpengalaman dan bisa kami pakai untuk tahun depan,” kata Fakhri mengutip dari Goal Indonesia, Jumat (21/9/2018).

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya