PASADENA – Wakil Presiden (Wapres) Barcelona, Josep Vives, menyebut timnya takkan menjual Lionel Messi serendah nominal yang dikeluarkan Juventus untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid yakni 100 juta euro (Rp1,69 triliun). Selain karena nominalnya terlalu rendah, Vives tidak berpikir untuk menjual La Pulga –julukan Messi– ke klub lain.
Beberapa hari yang lalu, santer terdengar Messi akan menyusul Ronaldo dengan melanjutkan karier di Liga Italia. Pesepakbola 31 tahun itu masuk radar Inter Milan. CEO Pirelli (sponsor utama Inter), Marco Tronchetti Provera, membuka kemungkinan untuk mendatangkan Messi, jika aturan Financial Fair Play (FFP) mengizinkan Inter untuk menggaet ayah tiga anak tersebut.
Dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk mendatangkan Messi. Terikat kontrak hingga 30 Juni 2021, kapten Tim Nasional (Timnas) Argentina itu memiliki klausul lepas mencapai 700 juta euro (Rp11,89 triliun).
BACA JUGA: Petinggi FIGC: Tak Hanya Juventus yang Rasakan Efek Kedatangan Ronaldo
Jika sebuah klub ngotot ingin mendatangkan Messi dengan nominal di atas, mereka hampir pasti akan melanggar aturan FFP. Penyematan klausul lepas yang tinggi kepada Messi memang sengaja dilakukan Barcelona.
Mereka tak ingin kejadian Neymar Jr terulang kepada Messi. Saat itu secara luar biasa, Paris Saint-Germain (PSG) berani menebus klausul lepas Neymar yang mencapai 222 juta euro (Rp3,72 triliun).
“Saya tak bisa membayangkan situasi itu (melepas Messi dengan harga 100 juta euro), yang mana Messi tidak akan membela kami lagi. Sepanjang libur musim panas saya merasa nervous. Saya tak bisa membayangkan situasi itu (Messi pindah klub) terjadi,” kata Vives mengutip dari Marca, Jumat (27/7/2018).
(Ramdani Bur)