MADRID – Pemain tengah Real Madrid, Isco Alarcon, mengatakan dirinya sangat siap untuk tampil membela timnya pada pertandingan final Liga Champions 2017-2018. Madrid akan menghadapi tim dari Liga Inggris, Liverpool, pada partai puncak turnamen paling bergengsi antarklub Eropa tersebut. Tim berjuluk Los Blancos itu berpeluang untuk mendapatkan tropi Liga Champions ke-13 mereka jika berhasil mengalahkan Liverpool di final.
Melihat penampilan positif dari para rekan-rekannya, Isco optimis Madrid mampu membawa pulang piala Liga Champions 2017-2018. Pada pertandingan terakhir mereka, Madrid sukses melumat Celta Vigo dengan skor 6-0. Mesti tampil tanpa pemain bintang mereka, Cristiano Ronaldo, skuad besutan Zinedine Zidane itu tetap tampil perkasa di hadapan publik mereka sendiri.
BACA JUGA: Real Madrid Benamkan Celta Vigo 6-0
(Foto: AFP)
Pada laga kandang tersebut, Isco menyumbangkan satu gol untuk Madrid. Pada menit ke-32, Isco mendapatkan bola, namun dihadang oleh dua pemain Celta Vigo. Akan Tetapi, Isco mampu menemukan celah untuk melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola melesat ke dalam gawang Vigo tanpa bisa dibendung penjaga gawang mereka, Sergio Alvarez.
"Sekarang saya senang bisa kembali kelapangan dan mencetak gol. Juga membantu tim mendapatkan kemenangan sebelum berangkat ke final Liga Champions di Kiev, itu membuat kepercayaan diri saya semakin membaik. Sekarang kami akan fokus kesana. Final tersebut akan menjadi pertandingan paling penting tahun ini bagi kami. Semua orang ingin bermain tetapi kita harus siap untuk apa saja dan yang penting adalah bagaimana kita tampil sebagai tim,” ujar pemain tengah Real Madrid tersebut seperti dilansir dari Marca, Minggu (13/5/2018).
"Saya salah ketika terlalu memaksakan diri pada sesi latihan untuk menghadapi semifinal melawan Bayern lalu. Akibatnya saya melukai diri sendiri pada latihan tersebut. Sehingga saya membutuhkan waktu sedikit lama untuk memulihkan kondisi,” sambungnya.
(Foto:AFP)
Meski banyak yang memprediksi Madrid dapat memenangkan gelar Liga Champions musim ini, sang rival, Liverpool, tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi. Pasalnya, tim berjuluk The Reds itu juga memiliki ambisi untuk memenangkan gelar tersebut, seperti yang pernah mereka rasakan pada 2015 lalu. Saat itu, Liverpool menjadi juara setelah mengalahkan AC Milan lewat drama adu penalti.
(Fetra Hariandja)