Kendati demikian, bersama Man City, Toure justru menjelma menjadi gelandang yang disegani. Bagaimana tidak, sebelum musim ini ia telah membantu kubu Manchester Biru menjadi juara Liga Inggris sebanyak dua kali, yakni pada musim 2012 dan 2014, menjuarai Piala FA satu kali (2011), dan memenangkan Piala Liga Inggris dua kali (2014 dan 2016).
“Dia (Toure) telah menjadi pemain besar. Pemain sepakbola membuat klub menjadi lebih besar dan lebih besar dan lebih besar dan tanpa diragukan, dia telah melakukannya. Dia merupakan salah satu pemain paling penting dalam sejarah kami (Man City),” ujar Guardiola, seperti dilansir dari World Soccer Talk, Rabu (9/5/2018).
“Dia membantu klub ini membuat sebuah langkah maju dan semoga kami bisa membuat sebuah pertandingan yang bagus untuknya. Kami mendedikasikannya (laga kontra Brighton) untuknya. Besok kami akan bermain untuk Yaya,” tukas Guardiola.
Toure berpisah dari Man City lantaran kontraknya bersama Manchester Biru habis pada akhir musim ini. Hingga saat ini, masih belum ada kabar lanjutan mengenai langkah Toure berikutnya, apakah itu pensiun atau bergabung dengan klub lain.
(Fetra Hariandja)