LIVERPOOL – Fullback kiri Liverpool, Andrew Robertson, menyebut laga yang mempertemukan AS Roma kontra timnya di leg II semifinal Liga Champions 2017-2018 akan berlangsung menarik. Robertson berpendapat seperti itu setelah melihat kualitas Giallorossi –julukan Roma– saat mengalahkan Barcelona di leg II perempatfinal Liga Champions 2017-2018.
Meski kalah 1-4 pada pertemuan pertama, Roma tidak patah arang saat menatap laga kedua yang berlangsung di Stadion Olimpico. Terbukti laga baru berjalan enam menit, Roma asuhan Eusebio Di Francesco sudah unggul 1-0 lewat sepakan Edin Dzeko.
BACA JUGA: 5 Alasan Mohamed Salah Layak Raih Trofi Ballon d'Or 2018, Nomor 3 Paling Kuat
Singkat kata, Roma menyudahi laga dengan skor 3-0 atas Barcelona. Meski agregat sama kuat 4-4, namun Roma berhak melaju ke semifinal karena unggul agresivitas gol tandang atas Blaugrana –julukan Barcelona.
(Foto: REUTERS)
Hal itulah yang ditakuti Robertson, meski pada leg I semifinal Liga Champions 2017-2018, Liverpool menang 5-2 atas Roma. Sebab Roma cukup mengulangi kemenangan 3-0 atas Barcelona untuk melaju ke partai puncak.
Peluang Roma meraih kemenangan dengan skor 3-0 cukup terbuka. Sebab Roma tampil apik di laga kandang Liga Champions musim ini. Dari lima pertandingan, Daniele De Rossi dan kawan-kawan tidak terkalahkan dengan koleksi empat menang dan satu imbang. Bahkan sebelum mengalahkan Barcelona 3-0, Roma menundukkan Chelsea dengan skor sama persis di fase grup.
“Saya belum pernah bermain di Italia sebelumnya, namun saya tahu pertandingan akan berjalan intens. Mereka (Roma) kalah 1-4 di leg I dan banyak orang berpikir Barcelona akan lolos ke babak selanjutnya. Akan tetapi, Roma menunjukkan performa luar biasa. Mereka mencetak tiga gol ke gawang salah satu klub terbaik di Eropa,” kata Robertson mengutip dari Football Italia, Jumat (27/4/2018).
(Foto: REUTERS)
Meski begitu, Robertson dan juga timnya sudah mengetahui cara untuk lolos ke babak selanjutnya. Fullback berpaspor Skotlandia itu akan berupaya tampil stabil demi mengamankan satu tiket di partai puncak Liga Champions 2017-2018.
BACA JUGA: 3 Alasan Liverpool Takkan Juara Liga Champions 2017-2018, Nomor 1 Faktor Utama
Jika melaju ke partai final, maka itu merupakan yang pertama dalam kurun 11 musim terakhir. Terakhir kali Liverpool mentas di babak tersebut ialah pada 2006-2007. Saat itu, Liverpool takluk 1-2 dari AC Milan lewat brace (dua gol) Filippo Inzaghi.
(Ramdani Bur)