MANCHESTER - Manchester City memiliki tantangan besar jika mereka ingin lolos ke fase semifinal Liga Champions 2017-2018. Kekalahan 0-3 dari Liverpool pada leg l perempatfinal pekan lalu membuat anak-anak asuhan Josep Guardiola harus mencetak tiga gol tanpa balas untuk mendapat kesempatan lolos melalui babak tambahan.
Akan tetapi jika skenario tersebut tidak berjalan dan The Reds –julukan Liverpool– mencetak satu gol di Etihad, maka Man City membutuhkan sedikitnya lima gol untuk bisa lolos ke semifinal. Hal itu akan menjadi tugas yang berat untuk Kevin De Bruyne dan kawan-kawan.
Pada laga Rabu 11 April 2018 dini hari nanti, Liverpool menjadi klub yang difavoritkan untuk lolos ke semifinal. Apalagi mengingat kekalahan saat melawan Manchester United pada akhir pekan lalu yang bisa merusak kepercayaan diri para pemain Man City.
BACA JUGA: Liverpool Didorong untuk Cetak Gol ke Gawang Manchester City
Dalam sejarah Liga Champions, ada beberapa tim yang pernah menghadapi tantangan serupa dan menemukan cara untuk membalikkan keadaan. Salah satunya Barcelona pada Liga Champions 2016-2017. Lionel Messi dan rekan-rekan pernah melakukan comeback yang mengejutkan.
Hal itu terjadi ketika Blaugrana –julukan Barcelona– menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar. Barca yang kalah 0-4 dari PSG di leg I sukses membalikkan keadaan dengan menang 6-1 pada leg II yang dimainkan di Camp Nou.
Pelatih Man City, Pep Guardiola mengatakan comeback Barca tersebut akan menjadi inspirasi skuad asuhannya agar bisa membalikan keadaan pada leg ll di Etihad Stadium dini hari nanti. Guardiola beberapa kali bertemu dalam situasi seperti ini. Kalah di leg I dan harus berjuang untuk meloloskan timnya ke babak selanjutnya.
BACA JUGA: Salah Diragukan Tampil saat Liverpool Bertandang ke Markas Man City
Selama karier kepelatihannya, tercatat tujuh kali pelatih asal Spanyol itu harus berjuang di leg II setelah timnya mengalami kekalahan di leg pertama. Namun data menyebutkan, Guardiola hanya berhasil lolos dari situasi sulit tersebut sebanyak dua kali.
Pada 2011 saat menukangi Barcelona, mereka bertemu Arsenal pada 16 besar Liga Champions 2010-2011. Mengalami kekalahan 1-2 pada leg l, mereka membalikkan keadaan pada leg ll dengan skor 3-1.
Selain bersama Blaugrana, Pep juga pernah merasakan comeback saat menangani Bayern Munich. Pada perempatfinal Liga Champions 2014-2015. Kalah 1-3 dari FC Porto, Thomas Muller dan kolega membalikan keadaan pada leg ll setelah menang 6-1 yang otomatis meloloskan mereka ke babak semifinal. Melihat buruknya rekor Guardiola, kecil peluangnya untuk membawa Man City ke semifinal.