TIDAK hanya Paul Pogba, pesepakbola top dunia yang menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya kiper luar biasa Indonesia, Choirul Huda. Rasa belasungkawa juga diungkapkan dua penjaga gawang kenamaan dunia, Marc Andre ter Stegen (Barcelona) dan Petr Cech (Arsenal).
Dalam akun Twitter-nya @mterstegen1, penjaga gawang berpaspor Jerman itu merasa kehilangan. Meski tak kenal secara personal, Ter Stegen kagum terhadap loyalitas yang dimiliki Huda. Sekadar diketahui, Huda hanya membela Persela Lamongan semenjak turun sebagai pesepakbola profesional pada 1999.
A sad unlucky story for football. We lose goalkeeper Choirul Huda, aged 38 & played his whole career for @PerselaFC since 1999 ☹️ðð» #RIPHuda pic.twitter.com/vdaUqXjuJy
— Marc ter Stegen (@mterstegen1) October 16, 2017
Hal senada juga diungkapkan Cech. Kiper berpaspor Republik Ceko itu menulis di akun Twitter-nya @PetrCech, menerima berita buruk dari Indonesia dan beristirahat dengan tenang Choirul Huda.
Very sad news from Indonesia R.I.P. Choirul Huda #goalkeepersunion pic.twitter.com/aTSE1QmfAh
— Petr Cech (@PetrCech) October 16, 2017
Jelas, Cech sangat mengerti kesakitan yang dialami Huda. Pada medio 2006, Cech hampir kehilangan nyawa saat membela Chelsea kontra Reading di Liga Inggris 2006-2007.
BACA JUGA: Bentuk Penghargaan atas Kepergian Choirul Huda, Persela Pensiunkan Nomor Punggung 1
Saat itu ketika ingin mengamankan bola, kepala Cech terbentur lutut dari winger Reading, Stephane Hunt. Sempat tak sadarkan diri, beruntung nyawa mantan penjaga gawang Stade Rennes berhasil diselamatkan.
Setelah insiden itu, Cech pun rutin menggunakan pelindung kepala hingga sekarang. Hal itu ditujukan untuk meminimalisir jika benturan keras kembali terjadi.
(Ramdani Bur)