A CORUNA – Kapten sekaligus bek Real Madrid, Sergio Ramos, menghormati keputusan wasit Jose Gonzalez yang mengusirnya dari lapangan saat timnya bertemu Deportivo La Coruna, Senin (21/8/2017) dini hari WIB. Meski begitu, palang pintu berusia 31 tahun itu sedikit mengkritisi kebijakan wasit-wasit yang memimpin pertandingan Liga Spanyol.
Mantan pemain andalan Sevilla itu menilai, wasit di Liga Spanyol terlalu mudah mengeluarkan kartu. Ramos membandingkan wasit di negaranya dengan Liga Inggris yang lebih bijak dalam menghentikan jalannya pertandingan.
Dalam pandangan Ramos, di Liga Inggris, benturan biasa takkan berbuah pelanggaran. Wasit akan membiarkan pertandingan tetap berjalan.
“Saya tidak setuju dengan kartu merah yang saya terima. Namun, saya menghormati keputusan wasit. Terkadang, ofisial di Liga Spanyol wajib melihat sepakbola Inggris. Wasit di Liga Inggris lebih membiarkan pertandingan tetap berjalan. Saya menyukai wasit-wasit di sana karena lebih lunak,” kata Ramos mengutip dari Marca, Senin (21/7/2017).
Di laga kontra Deportivo, Ramos tidak mendapat kartu merah langsung, melainkan dua kartu kuning. Ia mendapat kartu kuning pertama setelah kedapatan mendorong wajah bek Super-Depor asal Swiss, Fabian Schar.
Beruntung di insiden itu, Ramos tidak mendapat kartu merah langsung. Selanjutnya Ramos mendapat kartu kuning kedua di ujung pertandingan. Hal itu setelah Ramos melakukan pelanggaran keras kepada Borja Valle. Akibatnya, Ramos dipastikan tak bisa bermain saat Madrid menjamu Valencia pada Senin 21 Agustus 2017.
(Ramdani Bur)