Figo Dilempar Kepala Babi di Laga El Clasico

Arief Hadi Purwono, Jurnalis
Senin 23 November 2015 15:08 WIB
Figo saat berseragam Madrid bermain di Camp Nou dan dilempari kepala babi (Foto: www.forcabarca.sk)
Share :

Meski terlihat Cules yang bersalah dalam kasus tersebut, namun Figo juga turut bersalah, karena memancing suporter Barcelona hingga mereka terprovokasi dan marah. Figo selalu mengambil tendangan pojok, berjalan pelan seakan menyindir fans Barcelona, dan perlahan membuang botol yang dilempar fans dan tersenyum sinis.

Tindakan paling konyol ia lakukan pada 21 Oktober 2000, saat meletakkan tangannya di telinga, seakan mengacuhkan dan pura-pura tidak mendengar cemoohan fans Barcelona. Provokasi Figo kala itu mendapat komentar dari Louis van Gaal yang sempat melatih Barcelona.

“Figo memprovokasi fans. Dia berjalan ke pojok sangat pelan, dan mengambil botol pelan-pelan, kembali ke pojok. Semua itu dilakukannya dengan sengaja dan ia menyadarinya, tanpa ada tindakan wasit untuk menghentikannya,” kata Van Gaal.

“Dia bisa membantu lebih dengan tidak mengambil sepak pojok,” imbuh Xavi.

“Saya tak berusaha membenarkan event itu, tapi provokasi Figo tidak pada tempatnya dan sepenuhnya tidak perlu. Saya takkan menerima orang datang ke rumah saya dan melakukan provokasi,” kata eks Presiden Barcelona, Joan Gaspart.

Apapun itu, siapapun yang benar atau tidak, pelemparan kepala babi akan selalu menjadi nilai merah sejarah dalam sepakbola Eropa. Transfer antar kedua klub seakan menjadi hal yang dihindari kedua klub, agar tidak memancing amarah fans. Terakhir pemain yang pindah dari Barcelona ke Madrid, adalah Javier Saviola.

(Fajar Anugrah Putra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya