Kemampuan Liverpool Juara Premier League 2015-2016 (1)

Zanel Farha Wilda, Jurnalis
Kamis 06 Agustus 2015 15:08 WIB
James Milner (berjalan/nomor tujuh) diprediksi akan menjadi pemain penting Liverpool. (Foto: AFP/Manan Vatsyayana)
Share :

Namun apabila berpikir realistis, juara sepertinya masih cukup jauh diraih. Jangan lupakan Chelsea, Manchester City, Manchester United, dan Arsenal yang juga berusaha mengatasi kekurangan musim lalu. Karena itu, akan lebih baik apabila Liverpool fokus untuk kembali berada di empat besar. Jika ingin posisi yang lebih tinggi, tiga besar menjadi hal yang lebih realistis dibanding posisi puncak. Ini adalah tahun keempat Rodgers di Anfield. Pelatih asal Irlandia Utara itu tentu tahu harus berusaha memberikan yang maksimal jika ingin kariernya berlanjut di Anfield pada musim mendatang.

Perkiraan Formasi Liverpool di Musim 2015-2016

Brendan Rodgers, merupakan salah satu pelatih yang suka berganti skema dan formasi saat timnya menghadapi lawan yang berbeda-beda. Akan tetapi, ada dua formasi yang cukup sering digunakan pelatih asal Irlandia Utara itu, yang diyakini sebagai formasi dasar.

Selama tiga musim melatih The Reds, Rodgers sudah pernah menerapkan formasi 4-3-3, 4-1-4-1, 4-4-2, 4-4-2 diamond, dan 3-5-2. Dari kelima tipe formasi tersebut, 3-5-2 dan 4-4-2 diamond merupakan formasi yang cukup sering digunakan pelatih 42 tahun itu, khususnya di paruh musim kedua 2014-2015.

Formasi 3-5-2 diterapkan Rodgers saat mulai memasukkan Emre Can, yang notabene merupakan gelandang di lini pertahanan. Dengan memadatkan lini tengah serta membiarkan Adam Lallana dan Raheem Sterling memimpin di lini depan, formasi tersebut cukup efektif, walau membuat gawang Liverpool kebobolan cukup banyak.

Tetapi melihat formasi pada lima pertandingan pramusim, sepertinya formasi 3-5-2 tidak lagi menjadi pilihan utama Rodgers. Meski dalam lima pertandingan tersebut terdapat tiga formasi berbeda (4-4-2, 4-3-3, dan 4-4-2 diamond), formasi 4-4-2 diamond merupakan yang paling banyak digunakan yakni pada tiga pertandingan terakhir saat melawan Adelaide United, Malaysia XI, dan HJK Helsinki.

Bila melihat nama-nama dalam skuad Liverpool saat ini, formasi 4-4-2 diamond akan menjadi formasi dasar yang paling ideal. Pasalnya, formasi ini sudah sering digunakan Rodgers dan memberikan hasil yang memuaskan di musim lalu. Posisi kiper kemungkinan masih akan menjadi milik Simon Mignolet. Untuk di barisan pertahanan, posisi bek tengah sepertinya akan menjadi milik Martin Skrtel dan Dejan Lovren. Posisi Lovren masih belum aman, mengingat penampilannya yang fluktuatif musim lalu. Mamadou Sakho pun menjadi pemain alternatif yang bisa saja menggantikan Lovren sebagai partner Skrtel.

Untuk bek kanan sepertinya akan menjadi milik Nathaniel Clyne yang memang dibeli untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Glen Johnson. Sedangkan posisi bek kiri tetap akan menjadi milik Alberto Moreno yang tampil cukup konsisten dan agresif musim lalu. Di lini tengah, posisi gelandang bertahan sepertinya akan menjadi milik sang kapten, Jordan Henderson, dengan Lucas Leiva, Joe Allen, dan Emre Can sebagai pemain alternatif. Posisi tiga pemain di depan kemungkinan akan diisi oleh Philippe Coutinho di sisi kiri, Adam Lallana di tengah, dan James Milner di sisi kanan. Skill dan kemampuan yang bisa bermain di segala sisi dipastikan akan membuat pergerakan yang fleksibel di antara Coutinho, Lallana, dan Milner.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya