Bahkan kini, sesekali ia mendapatkan uang dari orangtuanya untuk mencukupi kebutuhan hidup. Padahal sebelumnya, Iman-lah yang memberi uang pada orangtua saat gajinya lancar sebagai pesepakbola.
Lalu apa yang membuatnya memilih bertahan bersama 'The Boys Are Back'? Jawaban pertama yang keluar dari mulutnya adalah sosok pelatih Dejan Antonic.
"Saya melihat Dejan masih bertahan di sini. Dia jadi sosok panutan buat saya. Orangnya enak. Saya pribadi sih bertahan karena itu," ungkapnya.
Alasan lainnya, Iman ingin tetap dekat dengan keluarganya di Bandung. Selain itu, ia masih ingin menimba pengalaman dan mengabdikan kemampuannya bermain sepakbola untuk PBR dan Kota Bandung.
Sosok Iman terbilang sentral di skuad PBR. Ia jadi salah satu pemain muda potensial yang paling bersinar. Kemampuannya pun memancing minat beberapa klub ISL yang ingin membajaknya. Tapi tawaran yang datang ditolak.
Iman mengatakan, gajinya untuk Desember 2014 belum dibayar. Kontrak baru pun sudah ditandatangan yang berlaku per Januari. Tapi gaji dan uang muka pun belum dibayar manajemen PBR. Entah kapan haknya dibayar. Manajemen pun hanya memberi janji tanpa realisasi.