LONDON – Arsene Wenger memberikan sebuah pernyataan bernada miring kepada pelatih Manchester United, Louis van Gaal. Pelatih asal Prancis itu menganggap bahwa Van Gaal tak memiliki peran apapun terhadap penampilan apik dari Danny Welbeck pada musim ini.
Pada laga yang dilangsungkan di Emirates Stadium, Minggu (23/11/2014) dini hari WIB, kedua tim tersebut sangat membutuhkan kemenangan guna memperbaiki posisi mereka masing-masing pada tabel klasemen sementara Premier League musim 2014-2015.
Di mana pada laga itu juga lah, di mana penyerang Arsenal, Danny Welbeck akan berhadapan dengan mantan tim yang sudah dibelanya sejak usia dini, yakni United. Ya, penyerang berusia 23 tahun itu harus hengkang setelah dianggap tak memenuhi kriteria pemain yang ditetapkan oleh Van Gaal.
Keputusan Welbeck hengkang ke Arsenal pada musim ini terbilang menjadi keputusan yang sangat tepat. Mengingat ia menampilkan penampilan yang cukup apik dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Timnas Inggris di ajang kualifikasi Euro 2016.
Melihat fakta tersebut, membuat Wenger pun memberikan komentarnya. Menurut pelatih berusia 65 tahun itu, penampilan oke Welbeck pada musim ini karena ia telah menemukan bentuk permainan yang sesungguhnya bersama Arsenal.
“Saya selalu respek kepada Danny dan saya selalu merasa kalau dia mempunyai masa depan yang hebat. Apa yang didapatkan dia beberapa bulan lalu layak diapresiasi dengan respek yang lebih lagi, khususnya di tim nasional Inggris,” ungkap Wenger, seperti dilansir Sportmole, Sabtu (22/11/2014).
“Anda harus mentahui dengan sangat jelas bahwa Louis van Gaal tak pernah menangani Welbeck dalam waktu yang panjang. Padahal pelatih mana pun akan mengalami kesulitan menilai seorang pemain dalam kurun waktu tiga atau empat pekan,” sambung pelatih berjuluk the Professor tersebut.
“Robin van Persie dan Wayne Rooney memang pemain yang luar biasa dalam mencetak gol. Dia (Van Gaal) memiliki dua pemain sangat berkualitas di lini depan mereka. Kini, apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh Welbeck? Saya rasa hanya sebuah kesempatan lebih banyak,” tuntasnya.
(Fetra Hariandja)