"Kami Hanya Menghindar dari Rencana Kotor PSS"

Ezha Herdanu, Jurnalis
Selasa 28 Oktober 2014 18:55 WIB
PSIS (berkaus biru) hanya mau menghindari skenario kotor yang dibuat PSS Sleman (berkaus hijau). (Foto: Antara/Rekotomo)
Share :

JAKARTA - Peristiwa memalukan terjadi pada laga terakhir babak delapan besar divisi Utama Liga Indonesia antara PSS Sleman vs PSIS Semarang. Menyikapi pertandingan "sepakbola gajah" itu, CEO Mahesa jenar-julukan PSIS Semarang, Yoyok Sukowi memberikan komentarnya.

Pada pertandingan itu tercipta lima gol bunuh diri yang dilakukan oleh kedua tim. Dua gol dilakukan oleh PSS, sedangkan tiga gol lainnya diciptakan oleh PSIS.

Menurut Sukowi, timnya melakukan tiga gol bunuh diri dikarenakan para pemainnya terpancing atas tindakan yang dilakukan oleh kubu tuan rumah, yaitu PSS Sleman. Ia juga menyatakan bahwa timnya hanya ingin menghindar dari rencana kotor yang dilakukan oleh PSS.

"Itu (tiga gol bunuh diri yang dilakukan oleh PSIS) merupakan sebuah tindakan spontan para pemain kami, setelah melihat mereka (PSS) melakukan dua gol bunuh diri dalam waktu berdekatan. Itu kami lakukan agar terhindar dari sebuah rencana kotor," jelas Sukowi, kepada wartawan, di kantor PSSI, kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (28/10/2014).

Sukowi juga membantah bahwa timnya melakukan tiga gol bunuh diri agar terhindar dari lawan sulit di babak semifinal Divisi Utama Liga Indonesia. Ia menyatakan bahwa timnya selalu bertanding dengan nilai sportivitas yang tinggi.

"Bila kami ingin menghindari lawan pada babak selanjutnya. Lebih baik kami tidak datang ke sana (Sleman) dan kalah WO (walk out) dari mereka. Hal itu bisa membuat para pemain kami beristirahat dengan cukup. Kami tidak pernah bermain curang dan selalu menjunjung tinggi asa sportivitas pada setiap pertandingan," sambungnya.

(Fajar Anugrah Putra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya