Pada musim panas lalu, keputusan Jose Mourinho untuk mendatangkan Drogba menimbulkan pro dan kontra. Keraguan tersebut muncul mengingat striker berkebangsaan Pantai Gading ini sudah menginjak usia 36 tahun.
Adapun saat kontra The Red Devils, Chelsea kehabisan stok penyerang tengah. Ya, Diego Costa dan Loic Remy absen karena cedera. Hal tersebut membuat Drogba menjadi satu-satunya andalan Mourinho di lini depan.
Kepercayaan The Happy One pun tak disia-siakan Drogba. Bermain sejak menit pertama, eks bomber Galatasaray itu akhirnya memecah kebuntuan The Blues via tandukan mematikan di menit ke-53.
“Didier (Drogba) bermain sangat bagus melawan (Manchester) United, dia seperti pemain berusia 20 tahun di sana. Dia sangat penting, menahan setiap bola, dan sangat kuat. Dia adalah salah satu pemain penting kami,” kata Matic, seperti dilansir London 24, Selasa (28/10/2014).
“Semuanya sudah melihat bahwa dia bermain baik. Dia menjadi pemain penting untuk kami. Dia sudah mencetak satu gol di Liga Champions, dan sekarang di sini (Premier League). Seperti setiap pemain di tim, dia semakin percaya diri, lihat saja apa yang akan terjadi ke depannya,” jelas eks pilar Benfica ini.
(Fetra Hariandja)