MILAN – Laga di Giornata 25, yang mempertemukan AC Milan dengan Parma ternyata memiliki kesan tersendiri bagi pelatih Parma, Roberto Donadoni. Meskipun Parma harus takluk dari Rossonerri, tapi ada sesuatu yang dirasakan seorang pelatih 49 tahun tersebut.
Kontra Milan, sama dengan melawan klub sendiri. Bagaimana tidak, semasa masih aktif menjadi pemain, Dondoni sempat membela Milan pada medio 1986-1996. tentu bukan waktu yang singkat untuk seorang pemain yang menghabiskan waktu dalam sebuah klub.
Dini hari tadi –waktu Indonesia- Dondoni kembali ke markas Milan, San Siro, tetapi statusnya saat ini sebagai pelatih tim tamu. Sontak, dia kembali teringat dengan masa-masa sewaktu dia masih aktif bermain dengan seragam merah-hitam kebanggaan Milan.
“Saya tidak tahu berapa kali saya telah kembali di sini sebagai lawan, saya tidak akan menghitungnya. San Siro adalah rumah saya sebagai pemain. Saya masih ingat bagaimana suasana yang diberikan Milanisti di masa terakhir saya mengenakan seragam Milan,” kisah Donadoni, seperti dikutip Tribal Football, Sabtu (16/2/2013).
Tiga poin dari laga ini membuat posisi Milan di klasemen sementara naik ke posisi keempat dengan raihan 44 poin dari 25 laga. Sedangkan bagi Parma, tak membuat posisi mereka di tempat ke-10 dengan 32 poin berubah.
(Achmad Firdaus)