LONDON - Pelatih Queens Park Rangers (QPR), Mark Hughes berharap kapten Chelsea, John Terry tidak diturunkan saat menghadapi timnya akhir pekan nanti. Bukan karena keperkasaan Terry di lini belakang, tapi itu hanya menghindari lagi kontroversi antara Terry dengan Anton Ferdinand.
Seperti diketahui, Terry pernah dituduh melakukan tindakan rasisme terhadap adik kandung Ferdinand itu, pada paruh pertama di Loftus Road Stadium yang berkesudahan 1-0 untuk QPR.
Pada pertemuan di ajang FA Cup Januari lalu, FA sengaja meniadakan prosesi jabat tangan antara kedua tim. Itu semua demi menghindari sikap yang tidak diinginkan oleh para pemain QPR terhadap Terry.
Hughes sangat berharap Terry bakal kelelahan usai meladeni perlawanan Barcelona di semi final leg kedua Liga Champions, sehingga membuat caretaker Roberto Di Matteo urung menurunkannya saat Chelsea menjamu QPR.
“Saya tidak meilhat itu sejauh ini. Dia sedang mengalami pekan yang sibuk, berharap dia tidak akan bermain. Mari kita berharap demikian,” ujar Hughes, seperti disitat Daily Star, Senin (23/4/2012).
Namun rekan setim Ferdinand, Nedum Onuoha yakin dengan masalah yang akan terjadi di lapangan, bisa mereka atasi. “Ini akan menjadi atmosfer yang berbau permusuhan. Tapi semoga kami bisa mendapatkan sesuatu dari itu. Kami telah mempersiapkannya. Setiap pemain di sini telah bermain dengan Chelsea sebelumnya. Kami siap menghadapi itu,” pungkas Onuoha.
(A. Firdaus)