nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tuding QPR Sengaja Mengalah, Fergie Terancam Sanksi FA

Achmad Firdaus, Jurnalis · Minggu 03 Juni 2012 08:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 06 03 45 640425 WRom9Qmv3J.jpg Sir Alex Ferguson (Foto: Daylife)

MANCHESTER - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson terancam sanksi dari Federasi Sepakbola Inggris (FA) menyusul komentar pedasnya terkait kesuksesan Manchester City menjuarai Premier League musim ini.

Fergie diketahui sempat melontarkan komentar pedas usai kemenangan dramatis City atas QPR (3-2) yang sekaligus mengantar skuad Roberto Mancini merengkuh gelar juara perdananya setelah 44 tahun. Kemenangan ini pula-lah yang mambuat kemenangan 1-0 United atas Sunderland di laga bersamaan, tidak berarti apa-apa.

Saat itu, Fergie menuding QPR sengaja memberikan kemenangan kepada City, karena tahu posisi mereka aman dari jerat degradasi. Diketahui, QPR memang sempat unggul 2-1 atas City hingga memasuki menit akhir pertandingan. Namun, pada masa injury time, The Citizens sukses membalikkan keadaan lewat gol Edin Dzeko dan Sergio Aguero.

“Queens Park Rangers melakukan yang terbaik hingga mereka mengetahui bahwa mereka aman (dari degradasi). Dan saya rasa, Mark Hughes (pelatih QPR) mengatakan ‘mereka telah berhenti (berjuang untuk selamat dari degradasi),” tutur Fergie di majalah Inside United dikutip Tribalfootball, Minggu (3/6/2012).

“Ini sangat mengecewakan. Sulit bagi kami menerima hasil itu, karena kami bermain bagus di Sunderland,” sambungnya.

“Kita semua tahu, QPR dalam posisi unggul, dan kami semua mengira kami telah menyelesaikan tugas kami (menang dan juara). Namun, fans Sunderland mulai bersorak dan kami tahu mereka (City) mencetak gol lagi,” pungkasnya.

Komentar inilah yang kabarnya membuat Fergie terancam sanksi dari FA. Otoritas tertinggi sepakbola Inggris ini kabarnya akan melakukan investigasi terkait tudingan Fergie ini. Jika terbukti, bukan tidak mungkin PSSI-nya Inggris ini akan memberikan sanksi kepada pelatih kawakan Skotlandia tersebut.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini