BARCELONA - Kekecewaan karena tereliminasi dari persaingan Liga Champions pasti mendera para punggawa AC Milan. Tak terkecuali dari penjaga gawang Rossoneri, Christian Abbiati.
Tapi bukan hanya kekecewaan yang didapat dari kekalahan 1-3 dari Barcelona dini hari tadi WIB. Laga hidup mati di Camp Nou itu juga memiliki hikmah tersendiri bagi portiere utama Milan tersebut.
“Kami berjuang keras dan membuat mereka (Barcelona) menderita. Kami (datang ke Camp Nou) benar-benar takut dengan mereka, karena kami ditahan imbang,” ujar Abbiati, seperti disitat Goal, Rabu (4/4/2012).
Terlepas dari kontroversi wasit yang memberikan penalti kepada Barca, Abbiati sungguh menyayangkan hasil yang dialami timnya. Bahkan saat timnya kebobolan tiga gol di pertandingan tersebut.
“Ini memalukan bagaimana kami bisa kebobolan tiga gol. Kami pulang dengan kepala tegak. Tapi ada kepahitan, karena setelah imbang (di San Siro), kami sempat yakin dalam diri kami (menyingkirkan Barca). Tapi kenyataannya sungguh melalukan,” sambung eks kiper Juventus ini.
Peluang merebut Liga Champions musim ini memang telah sirna, tapi Abbiati mencoba memanfaatkan peluang yang hampir dimiliki Milan saat ini, yaitu Scudetto. Dengan tersingkirnya Milan di kompetisi Eropa, praktis konsentrasi I Diavolo Rosso tertuju hanya untuk Scudetto.
“Dalam liga kami memiliki delapan pertandingan sisa. Kami masih unggul dua poin dan harus menjaga erat-erat. Mulai besok, kami akan fokus pada liga, karena ini (Serie A) satu-satunya target kami yang tersisa,” pungkasnya.
(A. Firdaus)