MILAN – Jika sang pelatih, Massimiliano ‘Max’ Allegri bersikap waspada, bomber Robinho yang arogan, lain lagi dengan bos besar – Silvio Berlusconi. Dia memilih sikap optimistis nan diplomatis, terkait leg kedua 16 besar Champions League kontra Arsenal, dini hari nanti.
Optimistis tapi diplomatis alias tak tinggi hati, tentu amat diusung mantan Il Primo Ministro d’Italia itu karena baginya, Milan harus tetap menyerang, menang dan terus menjaga reputasinya sebagai salah satu tim tersukses Eropa.
Berlusconi tak ingin Rossoneri bermain aman dan bertahan karena hasil kemenangan besar 4-0 di leg pertama. Baginya, publik Emirates Stadium harus dibikin terdiam oleh aksi-aksi ciamik dan kumpulan gol-gol dari timnya lagi.
Tentunya, bermain aman dan hanya bermodalkan bertahan di leg kedua nanti, akan merusak citra Milan di benua biru. Berlusconi tak ingin hal itu terjadi – meski mereka tim Italia yang terkenal dengan kuatnya karakter bertahan.
“Milan harus masuk ke lapangan dan memenangkan pertandingan. Milan tak boleh menjalani laga ini dengan hanya bermain bertahan. Milan punya reputasi internasional dan regional yang harus dipertahankan,” tukas sang supremo, seperti disitat Goal, Selasa (6/3/2012).
“Milan punya skuad yang mampu menjadi yang paling unggul. Kami ingin menjadi tim protagonis di Italia dan Eropa, meski amat disayangkan kami masih didera banyak pemain yang cedera,” tuntas calon mertua Alexandre Pato tersebut.
(Randy Wirayudha)