LEVERKUSEN – Bermain di hadapan publik sendiri, ternyata tak membuat pemain Bayer Leverkusen mampu bermain trengginas. Bahkan sang Reisebus (pelatih) Leverkusen, Robin Dutt mengaku, tim asuhannya bermain tanpa keberanian.
Akibatnya, mereka bakal menghadapi laga berat di leg kedua, awal Maret mendatang di Camp Nou dengan kekalahan agregat 1-3. Bagi tim yang bermarkas di kawasan Utara Rhine-Westphalia itu, kans mereka hampir nihil untuk bisa melaju ke babak delapan besar.
Dutt pun menuturkan, sejak memulai pertandingan pun, André Schürrle cs sudah gentar akan nama besar yang disandang Barcelona, sebagai penguasa Eropa, belakangan ini. Tapi setidaknya, anak-anak asuhnya secara perlahan mampu berusaha menyeimbangkan keadaan di babak kedua.
“Pertahanan kami cukup bagus di babak pertama, tapi kami kurang berani bermain melawan mereka. Kami terlalu bersikap respek dan sedikit cemas dengan agresivitas mereka,” tutur Dutt, seperti dikutip Sky Sports, Rabu (15/2/2012).
“Tapi keadaan berubah dan permainan kami berbeda di babak kedua, apalagi ketika kami mengeluarkan karakter kami di lapangan dan menyebabkan sejumlah kesulitan untuk Barcelona,” pungkas arsitek kelahiran Koeln-Lindenthal tersebut.
(Randy Wirayudha)