CATANIA - Apes. Satu kata itulah yang menggambarkan kondisi skuad AS Roma. Gagal meraih tiga angka di kandang Catania, mereka malah terperangkap di kota itu dan tidak bisa pulang ke Roma setelah bandara ditutup karena adanya gunung meletus.
Catania berada dalam regional Sisilia, daerah di selatan Italia, yang karena keindahannya dijadikan objek pariwisata terkenal di Italia. Sayang, di balik keindahan alam Catania, terdapat Gunung Etna yang menjadi momok menakutkan bagi kota tersebut.
Gunung Etna adalah gunung berapi aktif yang kerap kali mengguncang Catania dengan gempa dan letusan gunung berapi. Tepat saat para punggawa AS Roma ingin pulang, terjadi erupsi di Gunung Etna. Alhasil jadwal penerbangan dibatalkan akibat abu erupsi yang memenuhi udara, dan membuat tim arahan Luis Enrique tertahan di sana.
“Sesuatu terjadi setiap kali kami datang ke Catania. Kini mereka menutup bandara karena erupsi Etna, dan kami harus bertahan di sini. Oh, Well,” kicau Enrique dalam situs mikroblogging Twitter, seperti dilansir Football-Italia, Kamis (9/2/2012).
AS Roma sendiri datang ke Catania untuk melanjutkan pertandingan kompetisi Serie A di pekan 18 yang tertunda. Dalam laga tersebut skor tidak berubah, tetap 1-1 seperti yang sudah terlaksana dalam 65 menit laga awal di tanggal 14 Januari, yang akhirnya dihentikan karena hujan deras.
(Sebastianus Epifany)