RIO DE JANEIRO - Robinho mengaku tidak meragukan kapasitas bintang masa depan Brasil, Neymar da Silva Santos Junior. Meski demikian, striker AC Milan ini enggan menyebut Neymar sebagai Pele baru.
Neymar diketahui baru saja membantu Santos menundukkan wakil Uruguay, Penarol 2-1 pada laga leg kedua final Copa Libertadores di Pacaembu, Sao Paulo, Rabu malam waktu setempat. Sebuah gol yang disumbangkannya membawa Santos meraih titel Copa Libertadores ketiga sekaligus mengakhiri paceklik gelar juara sejak 1963, atau 48 tahun silam.
Menyikapi performa gemilang Neymar bersama Santos dan timnas Brasil, banyak kalangan menyamakannya dengan maestro sepakbola Brasil Pele yang kebetulan juga sempat mengecap sukses bersama Santos. Namun, Robinho tidak sepaham dengan perbandingan tersebut. Robinho mengatakan seorang jenius sepakbola seperti Pele tidak akan lahir kembali. Meski demikian, dia tidak menyangsikan kualitas mumpuni yang dimiliki Neymar.
“Pele adalah raja sepakbola. Setiap pemain muda, hitam yang bermain di Santos selalu dipanggil Pele, tapi orang harus tahu bagaimana membedakannya, karena Pele merupakan seorang legenda. Tidak ada yang bisa menyamainya, tidak satu pun. Tak akan ada Pele yang lain,” ujar Robinho di sela-sela perayaan Santos, yang notabene juga mantan klubnya.
“Setiap pemain harus membuat sejarah hidupnya tersendiri. Neymar sudah memulainya dengan sangat baik. Dalam waktu singkatnya sebagai pesepakbola professional, dia sudah memenangkan trofi yang sangat penting untuk Santos,” tambahnya seperti dikutip Goal, Jumat (24/6/2011).
“Dan kita, di lapangan, harus mengesampingkan perbandingan tersebut dan hanya fokus bermain sepakbola,” pungkasnya seraya mengingatkan Neymar untuk tidak menjadikan perbandingan tersebut sebagai beban.
(Achmad Firdaus)