BLACKBURN – Manchester City dikenal sebagai kaya raya karena siap menggaji besar pemain-pemain incaran yang mau bergabung dengan di City of Stadium, markas City.
Musim ini mereka merogoh kocek sekira 112 juta pounds untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang sebut saja Mario Balotelli, Jerome Boateng, David Silva, Aleksandar Kolarov, Yaya Toure dan James Milner.
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho pun mengakui superioritas City dalam bursa transfer sulit ditandingi. “Mereka bisa membeli pemain mana pun yang mereka mau,” kata Mourinho dalam satu wawancara.
Rayuan pounds dan euro manjur membuat sejumlah pemain rela berganti kostum, meski faktanya ada juga sejumlah pemain yang menolak karena menganggap City tim kelas dua.
Mantan pemain City, Benjani Mwaurari tidak menapik tudingan miring terhadap bekas klubnya. Sejumlah pemain di klub milik Sheikh Mansour bin Zayed al Nahyan ini memang bergabung karena fulus.
“Ya di balik layar memang seperti itu. Tidak ada rasa percaya,” ungkap Benjani Mwaurari, dikutip footballfancast, Jumat (3/9/2010).
“Itu memang menarik, tapi di sepakbola uang bukan segalanya.Yang lebih dibutuhkan lingkungan yang nyaman di mana orang menginginkan keberadaan anda,” jelasnya.
“Kadang anda diinginkan keberadaannya karena semata-mata uang, itu tidak baik. Saya lebih senang di sini tanpa fasilitas mewah, tapi bahagia dan mempercayai semua orang di sekitarku,” papar striker Zimbabwe yang baru bergabung dengan Blackburn Rovers ini.
(Fitra Iskandar)