Terus Serang, Persib!

Raka Zaipul, Jurnalis
Jum'at 18 Desember 2009 15:18 WIB
Share :

BANDUNG - “Saya minta anak-anak terus menyerang,” tukas arsitek Persib Jaya Hartono kepada para skuadnya. Sebelum berangkat ke Malang, Jumat (18/12/2009), Jaya meminta agar anak asuhannya bermain terbuka sejak awal babak pertama.
 
Maung Bandung memang tidak bisa lagi meraih ambisinya menjadi tim pertama yang mengalahkan Singo Edan (julukan Arema). Pasalnya, Arema sudah mengalami kekalahan perdana saat laga kontra Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0. Bahkan, striker andalan Arema Noh Alam Sah tidak bisa membela Arema pada laga kontra Persib karena kartu merah.
 
Dengan tidak bisa hadirnya bomber asal Singapura tersebut, seharusnya menjadi satu poin keuntungan bagi Persib. Jaya sendiri berharap, absennya pemain yang akrab disingkat NAS tersebut bisa membangkitkan rasa percaya diri para skuadnya.
 
“Termasuk, mudah-mudahan rasa percaya diri pemain Arema lainnya berkurang. Jadi, target kira curi poin berhasil,” ungkap Jaya.
 
Pelatih asal Medan ini menambahkan, selama ini para pemain Singo Edan memang mengandalkan performa NAS. Penampilan NAS sendiri juga diakui jaya menjadi jantung serangan dari Arema. Makanya, dengan tidak hadirnya NAS, akan mengurangi kegesitan Arema dalam melakukan serangan kepada timnya.
 
Meski begitu, eks pelatih Persiba Balikpapan ini tetap meminta para punggawanya untuk tetap waspada terhadap serangan striker lain pengganti NAS. Dia berharap, Eka Ramdani dkk tidak menjadi lengah dengan tidak adanya mesin penggedor Arema saat laga nanti.
 
“Saya yakin kekuatan Arema justru berasal dari kolektifitas mereka, bukan bertumpu pada satu pemain. Kita harus tetap sangat waspada,” jelasnya.
 
Tidak adanya NAS juga, kata Jaya, akan tetap dimaksimalkan oleh seluruh pemain untuk melakukan serangan secara terbuka. Berbeda saat melawan Sriwijaya FC belum lama ini, Maung Bandung memang lebih memilih menunggu. Hal tersebut juga dikarenakan kondisi fisik para skuad yang dilanda keletihan.
 
Kali ini, sambung Jaya, tidak ada lagi alasan untuk memilih bertahan. Sebab, kondisi seluruh pemainnya sudah fit karena masa recovery dinilainya cukup. Apalagi, motivasi untuk memenangkan laga tandang begitu besar. “Kita bisa draw saat melawan Sriwijaya menjadi motivasi pemain untuk meraih kemenangan perdana melawan Arema,” imbuhnya.

(Defanie Arianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya