Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Persib Adakan Simulasi Pertandingan Malam

Gugum Rachmat , Jurnalis-Rabu, 17 Juli 2013 |04:34 WIB
Persib Adakan Simulasi Pertandingan Malam
Sesi latihan Persib Bandung (Foto: SINDO)
A
A
A

BANDUNG – Persib Bandung tidak ingin ‘terpeleset’ dalam persaingan papan atas klasemen saat kompetisi Indonesia Super League (ISL) memasuki momentum Ramadhan. Berbagai persiapan dilakukan, termasuk menyesuaikan diri dengan jadwal pertandingan di bulan suci.
 
Selama Bulan Ramadhan, PT Liga Indonesia menetapkan seluruh pertandingan ISL digelar pada pukul 21.00 hingga 23.00. Hal itu menuntut adaptasi para pemain yang biasanya bertanding dalam rentang waktu antara pukul 15.30 hingga 21.00.
 
Persib sendiri akan menjalani dua pertandingan dengan jam kick off tersebut. Keduanya merupakan laga tandang di Kalimantan, yaitu melawan Barito Putra dan Persiba Balikpapan.
 
Pelatih Persib, Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman mengakui bergesernya jam pertandingan sebagai salah satu kendala. Menurutnya, adaptasi terhadap waktu kick off yang berbeda, bukan hal mudah yang bisa dibiasakan dalam beberapa hari saja. Karena itu, Djanur merencanakan program latihan malam dalam beberapa hari latihan.
 
“Menyesuaikan kondisi fisik dengan waktu bertanding yang berbeda itu bukan hal mudah bagi seorang pemain. Suhu dan keadaan di lapangan tentu berpengaruh pada tubuh. Untuk mengatasinya kami berencana menggelar latihan malam, sekitar pukul 21.00,” ucapnya.
 
Tim pelatih Persib pun sudah mengajukan waktu digelarnya latihan malam. Djanur menyebut, untuk membantu adaptasi pemain, setidaknya dia butuh tiga kali sesi latihan. Rencananya, program tersebut digelar beberapa hari sebelum pertandingan ujicoba melawan tim asal Cilegon, Minggu (21/7).
 
“Jadi bukan hanya ujicoba yang akan digelar pada malam hari. Sejak beberapa hari sebelumnya pun saya harap bisa mengadakan latihan pada jam yang sama. Saya sudah koordinasikan, tinggal menunggu manajemen untuk menyediakan segala kebutuhannya,” tutur Djanur.
 
Dalam pertandingan ujicoba itu sendiri, tim pelatih berharap para pemain bisa kembali pada level performa normal. Terakhir berlaga saat melawan Mitra Kutai Kartanegara, sebelum Ramadhan, Djanur khawatir soliditas para pemain di lapagan menurun.
 
Apalagi, selama satu pekan di awal puasa, skuad pangeran biru dibebaskan dari kewajiban latihan. Karena itu, usai libur satu pekan M Ridwan dkk harus kembali dibiasakan dengan atmosfer pertarungan melawan tim lain, bukan hanya game internal.
 
“Banyak sekali yang saya incar dari laga ujicoba nanti. Sudah lama sekali tim ini tidak merasakan pertandingan, jadi harus dibiasakan lagi dengan atmosfer lapangan. Selain itu, saya berharap ketika bertanding di Kalimantan para pemain sudah biasa bertanding malam hari,” pungkasnya.

(Randy Wirayudha)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement