GLADSAXE – Kiper legendaris, Peter Schmeichel merasa turunnya kualitas mantan klubnya Manchester City tak lain karena sosok Roberto Mancini. Menurutnya, kritik yang acap kali dilontarkan Mancini kepada para pemain membuat City tak segarang musim lalu.
City saat ini berada di posisi dua klasemen sementara Premier League dengan raihan 62 poin, terpaut 15 poin di bawah Manchester United. Dengan delapan laga tersisa rasanya sulit bagi City mengejar defisit poin Setan Merah yang kokoh di singgasana klasemen.
“Sejumlah pemain menerima kritik keras sang pelatih di hadapan publik. Mungkin hanya Mancini yang membawa sikap tersebut dari Italia,” kata Schmeichel, seperti dilansir Sports Mole, Senin (8/4/2013).
“Tapi hal tersebut tidak berlaku di sini. Saya dapat memahami beberapa pemain merasa marah atau kecewa dengan perlakuan tersebut. Terkadang mereka membawanya ke lapangan atau kecewa dan mungkin tidak bermain 100 persen,” sambung mantan kiper duo Manchester itu.
Pria kebangsaan Denmark itu menambahkan bahwa sikap Mancini tersebut sangat bertolak belakang dengan mantan pelatihnya di Old Trafford, Sir Alex Ferguson. Menurut pengakuan Schmeichel, Ferguson merupakan tipikal pelatih yang konsisten dan tidak penuh amarah.
“Hal tersebut tidak pernah terjadi dengan (pelatih Manchester United) Sir Alex Ferguson. Tidak pernah! Sir Alex merupakan pria yang konsisten dengan manajemennya. (Pelatih) Manchester City tidak memilikinya,” tutupnya.
Follow @bola_okezone untuk update berita-berita sepakbola
(Rintani Mundari)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.