Foto: Carlos Alberto Martinez Tevez (kiri) (Foto: Getty Images)
BUENOS AIRES – Jika Manchester City memberi lampu hijau, tentu Boca Juniors bersedia untuk menampung bakatnya yang sempat tertahan karena ulahnya. Bagi publik La Bombonera, Tévez masih diinginkan dan yang paling penting, dicintai fans.
City memang sudah bersikeras untuk melepas Tévez dengan harga yang tak murah. Terbukti, AC Milan yang dikabarkan hampir mendaratkan Carlitos – sapaan Tévez, akhirnya juga ditolak City.
Sejatinya kondisi serba salah dialami dua pihak, City dan juga Tévez. The Eastlands yang diwakili sang pelatih, Roberto Mancini, nampaknya betul-betul belum bisa melupaka insiden pembangkangan Tevez.
Akibatnya, Tévez menjadi cadangan abadi di City. Situasi dilema pun terjadi, apalagi tentunya City harus terus menggajinya dengan tinggi, meski tak bermain. Sementara, Tévez juga butuh bermain karena tak ingin kemampuannya lenyap dan hilang di telan bangku cadangan.
Los Xeneizes pun tak ketinggalan ingin mengambil kesempatan yang ada. Dengan cara apapun, Boca akan senang untuk menampung Tevez kembali, dengan status ‘gratisan’ atau pun pinjaman.
“Jika Tévez datang dengan status gratis, maka dengan senang hati kami akan menyambutnya lagi,” ungkap presiden Boca Juniors, Daniel Angelici.
“Jika Manchester City menghubungi kami dan bilang bahwa mereka membutuhkan Tévez untuk bermain, maka pintu kami pun akan selalu terbuka,” tuntas Angelici kepada Todo Noticias, Senin (6/2/2012).
Angelici amat berharap, ketika mantan jebolan akademi Boca itu kembali ke La Bombonera untuk menghadiri laga testimony sahabatnya, Martin Palermo.
Di masa jeda pertandingan, Tevez maju ke lapangan dan memberi salam untuk publik La Bombonera yang ternyata masih dicintai dan para fans pun bersorak: “Tinggalkan Inggris dan kembalilah ke sini,”.
(raw)