BANDUNG – Kekalahan atas Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat memberikan tamparan bagi para punggawa Maung Bandung, julukan Persib. Bukan karena hanya kalah dari rival, tetapi usaha untuk meraih poin di kandang sendiri sulit diwujudkan tim yang baru merayakan ulang tahunnya ke-78 ini.
Pelatih Persib Bandung Daniel Roekito mengakui anak asuhnya terlalu percaya diri sehingga lengah dalam menghadapi situasi tertekan. Tiga gol yang bersarang di gawang Markus terbilang mudah sebab pengawalan lini belakang yang kurang baik dalam mengcover areanya sendiri.
"Kesalahan dari kekalahan ini adalah kurang ketenangan. Para pemain juga over confidence dengan adanya bobotoh. Sehingga mereka lengah. Gol Persija ke gawang kita karena kesalahan sendiri," ungkap Daniel kepada wartawan usai pertandingan
Buktinya di babak pertama Persib “telat panas” sehingga Macan Kemayoran, julukan Persija dengan mudah mendikte permainan. Di babak pertama, kata Daniel, anak asuhannya terlalu menunggu karena takut kebobolan lebih dulu.
Selain itu, lebih lanjut pelatih asal Rembang ini juga mengeluhkan ketidaksiapan beberapa pemain karena masih dibekap cedera. Daniel menyebutkan, Gonzales, Matsunaga dan Eka dalm kondiris kurang fit. Menurutnya, bila ketiganya tidak dimainkan makan seolah tim ini tidak memiliki wibawa.
Matsunaga cedera karena ada pembekuan darah di jempol kakinya, sedangkan Gonzales masih dibekap cedera betis dan Eka terus dipantau kesehatannya. "Kalau tidak percaya silakan tanya sendiri pada Eka. Dalam skenario awal, Eka masuk sebagai pemain starter. Begitu juga Airlangga," terang Danel.
Namun Eka sendiri yang tidak menyanggupi bermain sebagai starter. Maka, mantan pelatih Persiba Balipapan ini tidak bisa berbuat banyak selain karena kapten tim tersebut masih dibekap cedera ringan.
Sedangkan mendadak masuknya nama Cristian Gonzales dalam daftar 11 pemain inti yang diturunkan Maung Bandung mengundang tanda tanya sebab sang pemain masih dibekap cedera. Dalam susunan line up yang dikeluarkan Pengawas Pertandingan (PP) justru nama Airlangga Sucipto lah yang muncul.
Namun medadak nama Airlangga dicoret dan digantikan Gonzales. Daniel menganggap persoalan itu hanyalah bagian dari strategi. Dia juga menolak soal pilihannya memasukan Gonzales karena ada tekanan dari pihak luar.
"Tidak ada, saya tidak merasa diintervensi. Semuanya bagian dari strategi saja. Khusus untuk Eka itu murni karena pemainya tidak siap kalau dimainkan sejak menit awal," jelasnya. Tapi secara keseluruhan penampilan Persija patut diacungkan jempol karena bermain tanpa rasa takut di hadapan puluhan ribu bobotoh yang memadati stadion.
Untuk itu, Daniel mengaku tengah mengevaluasi tim secara keseluruhan. "Secepatnya kita lakukan evaluasi. Semua lini harus dibenahi termasuk lini belakang yang membuat proses gol Persija terlalu mudah," jelas Daniel.
Dalam sesi latihan hari ini, sang juru taktik tidak menyertakan tujuh pemain yang bermain penuh pada laga melawan Persija. Ketujuh pemain yakni Matsunaga Shohei, Abanda Herman, Miljan Radovic, Maman Abdurahman, Atep, Siswanto dan Agung Pribadi.
Sedangkan pemain yang jarang diturunkan mengikuti latihan game. Daniel hanya memantau para pemainnya yang tengah berlatih game dari pinggir lapangan.
Persib sendiri akan melaksanakan dua laga kandang pada lanjutan Indonesia Super League (ISL). Situasi saat ini membuat target meraih angka penuh cukup eralistis mengingat lawan yang akan dihadapi nanti adalah Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura.
(Hendra Mujiraharja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.