MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar akan melaporkan berbagai kasus yang terjadi selama menjalani Indonesia Super Liga 2010/2011 ke Asian Football Confederation (AFC) dan Federation International Football Assosiation (FIFA). Berbagai keanehan dinilai telah terjadi termasuk keputusun Komisi Disiplin PSSI yang mendiskreditkan PSM.
Ketua Umum PSM ILham Arief Siradjuddin dalam keterangan pers di cafe De Luna Jl. Ahmad Yani Makassar, Minggu (28/11/2010) mengemukakan, pihaknya akan mengadukan berbagai ketidakadilan yang dialami “Pasukan Ramang” selama menjalani ISL 2010 ini. Menurutnya, organisasi sepakbola tingkat internasional itu akan lebih bijak menyikapi persoalan di tubuh PSM dibanding PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, red).
"PSSI tidak mampu menyelesaikan pengaduan PSM di sana. Mereka tidak mampu memberikan solusi dan keputusan tegas dan tepat atas protes yang kita ajukan. Tentang wasit dan sanksi atas Coach Roberts dari Komdis PSSI, "ujar Ilham yang juga walikota Makassar periode kedua ini.
Ilham mencontohkan, protes PSM pada kepemimpinan wasit Setiono saat PSM menjamu Bontang FC di Stadion Mattoanging 31/10/2010 lalu. Saat itu, Wasit Setiono dinilai tak memberikan hak PSM untuk tendangan penalti. Padahal pemain belakang Bontang FC blunder dengan melakukan backpass (umpan dari pemain belakang kepada penjaga gawang, red) ke kipernya sendiri. "Setiono malah melakukan pembiaran. Tak mengambil tindakan apapun, "ujar Ilham yang akrab dipanggil Aco ini.
Karena itu, Ilham menegaskan PSM akan meminta PSSI mengusut tuntas hal tersebut. Jika tidak, laporan ke AFC dan FIFA bukanlah gertak sambal semata.
Jika permintaan itu tak diindahkan kata dia, PSM akan meninjau ulang keikutsertaannya dalam ISL 2010/2011.
"Untuk apa kita mengikuti sebuah kompetisi yang hanya akan menghambur-hamburkan uang rakyat. Saya mencairkan dana APBD Makassar hingga Rp 12,5 miliar untuk kompetisi ini. Kami takkan segan untuk berlaga di kompetisi lain, "pungkasnya.
PSM telah beberapa kali melayangkan protesnya ke Badan Liga Indonesia dan PSSI terkait keputusan para wasit dari beberapa pertandingan. Namun belakangan, malah pelatih PSM Alberts Robert Reene yang dilapor balik oleh wasit Setiono.
Akibatnya, Robert diberi sanksi tak boleh mendampingi Tim Juku Eja saat berlaga melawan Persiupura Jayapura pada 15 Januari Nanti. Robert juga harus membayar denda sebesar Rp 50 juta sesuai keputusan Komisi Disiplin PSSI tempat Setiono melapor.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.