Advertisement
Advertisement

Kisah Apes India: Tolak Lawan Timnas Indonesia demi Brasil dan Uruguay, Berujung Terlilit Utang Rp162 Miliar

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 05 November 2026 |14:30 WIB
Kisah Apes India: Tolak Lawan Timnas Indonesia demi Brasil dan Uruguay, Berujung Terlilit Utang Rp162 Miliar
Momen Timnas India lawan Brasil. (Foto: Instagram/indianfootball)
A
A
A

KEPUTUSAN Federasi Sepak Bola India (AIFF) mendatangkan dua raksasa Amerika Selatan, Timnas Brasil dan Uruguay, pada Oktober 2026 lalu berujung pada krisis keuangan parah. Menurut laporan dari Khelnow, langkah ambisius AIFF untuk menggelar laga persahabatan tersebut dilaporkan memicu potensi defisit anggaran mencapai Rp162 miliar.

Situasi krisis ini kian diperparah oleh keterlambatan pelunasan match fee kepada tim tamu. Brasil dilaporkan masih memiliki sisa piutang sebesar Rp36 miliar, sedangkan Uruguay menyisakan tagihan sekira Rp9 miliar, mengingat kedua negara baru menerima pembayaran setengahnya (50 persen).

Faktor utama pembengkakan defisit ini berakar dari minimnya pemasukan tiket pertandingan. Target penjualan awal yang membidik Rp57-76 miliar gagal total akibat melambungnya harga tiket, yang memaksa panitia mendiskon tiket laga kontra Uruguay hingga 90 persen demi mengisi stadion.

Kemalangan India semakin lengkap setelah deretan laga uji coba bernilai mahal tersebut berakhir memprihatinkan di atas lapangan. Skuad India dilindas Brasil dengan skor 0-4 dan dibantai Uruguay lewat keunggulan telak 1-6.

Timnas India vs Uruguay. (Foto: Instagram/indianfootball)
Timnas India vs Uruguay. (Foto: Instagram/indianfootball)

1. Mengorbankan FIFA ASEAN Cup 2026 demi Laga Mahal

Guna melakoni pertandingan ekshibisi melawan para bintang dunia tersebut, India sebelumnya mengambil keputusan kontroversial dengan melepaskan hak partisipasinya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Posisi kosong yang ditinggalkan India kemudian diisi oleh Bangladesh sebagai tim pengganti.

Turnamen regional tersebut diselenggarakan di Jakarta dan Bandung pada 24 September hingga 3 Oktober 2026. Keputusan AIFF tersebut membuat India mengorbankan kesempatan emas berkiprah di turnamen kompetitif kawasan Asia Tenggara.

Pengorbanan India terbukti kontras dengan nasib tim yang menggantikannya. Bangladesh tetap melenggang memenuhi undangan resmi FIFA untuk bertanding di ajang tersebut, meskipun sempat menjadi lumbung gol di fase grup.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement