JAKARTA – Timnas Indonesia mendapatkan kabar buruk jelang agenda FIFA Matchday November 2026. Penyerang andalan Skuad Garuda, Ole Romeny, dipastikan mengalami cedera pergelangan kaki yang cukup serius dan membutuhkan waktu pemulihan lebih lama dari perkiraan.
Situasi ini menjadi kehilangan besar bagi pelatih John Herdman, mengingat Romeny merupakan motor utama di lini serang Timnas Indonesia. Kendati demikian, juru taktik asal Inggris itu tidak perlu cemas.
Selain keberadaan Mitchell Baker yang posisinya sudah terkunci rapat sebagai mesin gol utama berkat catatan impresifnya, nyatanya masih ada sederet opsi alternatif berkualitas.
Penyerang Dewa United ini menjadi rekomendasi terkuat di urutan pertama. Dikenal memiliki mobilitas tinggi, kelincahan, serta daya jelajah luas, Struick diprediksi akan disukai John Herdman karena fleksibilitasnya yang bisa dimainkan sebagai false nine maupun penyerang sayap.
Pergerakannya yang cair diyakini mampu menjaga aliran serangan Garuda tetap mengalir optimal selama FIFA Matchday. Apalagi Stuick pun dirasa akan lebih mudah beradaptasi dengan skuad Garuda, mengingat pada era Shin Tae-yong, striker 23 tahun itu pernah menjadi andalan lini depan Timnas Indonesia.
Jika Herdman membutuhkan tipe striker nomor 9 klasik, penyerang muda berpostur jangkung ini adalah pilihan ideal. Zijlstra bertindak sebagai target man murni di dalam kotak penalti lawan serta memiliki keunggulan fisik yang sangat mumpuni dalam memenangi duel udara melawan barisan bertahan musuh.
Saat ini, penyerang Persija Jakarta yang tengah dipinjamkan ke Arema FC itu sudah mencetak satu gol dari enam laga di Super League 2026-2027. Diharapkan, Zijlstra bisa memanfaatkan kesempatan jika memang dipanggil ke Timnas Indonesia, sebab diketahui pemain naturalisasi tersebut sejauh ini memang kesulitan untuk menembus skuad Garuda.
Berperan sebagai pemain multiposisi, Ragnar dapat difungsikan secara efektif sebagai striker bayangan maupun winger agresif. Pemain ini dikenal memiliki etos kerja yang tinggi serta sangat disiplin dalam melakukan pressing ketat langsung dari area pertahanan lawan.