Advertisement
Advertisement

Antisipasi Badai Cedera Akibat Jadwal Padat, Ini Langkah Tegas yang Diambil Arema FC

Cikal Bintang , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |01:00 WIB
Antisipasi Badai Cedera Akibat Jadwal Padat, Ini Langkah Tegas yang Diambil Arema FC
Sesi latihan Arema FC. (Foto: Instagram/aremafcofficial)
A
A
A

MALANG - Badai cedera mengintai skuad Arema FC di tengah ketatnya jadwal kompetisi Super League 2026-2027. Pelatih interim Singo Edan, Andre Caldas, secara terbuka melayangkan kewaspadaannya pascalaga pekan ketujuh Super League 2026-2027, di mana timnya sukses membantai Dewa United FC dengan skor telak 4-0.

Kendati meraup hasil sempurna, kemenangan tersebut menyisakan pekerjaan rumah yang cukup serius bagi jajaran tim pelatih. Permasalahan utama yang kini mendesak untuk segera diatasi adalah menjaga kebugaran fisik para pemain agar terhindar dari risiko cedera akibat kelelahan akumulatif.

1. Keputusan Rotasi

Andre Caldas mengungkapkan bahwa sejumlah pilar utama mulai menunjukkan tanda-tanda kehabisan tenaga setelah melakoni pertandingan dengan intensitas tinggi secara beruntun. Oleh karena itu, kebijakan rotasi dan pergantian pemain kini tidak lagi sekadar kebutuhan taktik, melainkan langkah pencegahan darurat.

Matheus Blade menjadi salah satu nama yang mendapat sorotan khusus dari sang pelatih setelah mengeluhkan masalah fisik ketika berupaya melakukan sprint jelang akhir laga. Andre menjelaskan bahwa penumpukan menit bermain menjadi pemicu utama kerentanan fisik sang pemain.

Arema FC vs Dewa United (Instagram/@aremafcofficial)
Arema FC vs Dewa United (Instagram/@aremafcofficial)

"Soal Blade? Ya, Blade itu sangat penting. Dia mengalami kelelahan karena terlalu banyak pertandingan dan menit bermain. Jadi, saat dia mencoba melakukan sprint mungkin di menit ke-80 atau sekitar itu dia merasakan sesuatu. Kita harus berhati-hati dalam situasi seperti ini," ungkap Andre Caldas dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Jumat (30/10/2026).

Andre mengaku bahwa tim pelatih sebenarnya telah merencanakan pergantian Blade lebih awal sebelum gangguan fisik tersebut benar-benar terjadi. Namun, dinamika di atas lapangan berjalan lebih cepat sehingga tindakan antisipasi harus segera dieksekusi.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement