TOKYO – Indonesia resmi menyatakan dukungan kepada Presiden FIFA Gianni Infantino yang akan kembali maju dalam pemilihan. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, lalu menyerahkan surat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Tokyo, Jepang.
Penyerahan surat itu dilakukan di sela-sela Kongres Luar Biasa (KLB) Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Melalui unggahan di akun Instagram resminya @erickthohir. Erick menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari komunikasi resmi dan komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan dengan FIFA.
"Hari ini saya menyampaikan secara langsung surat dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebagai bentuk komunikasi resmi dan dukungan Indonesia terhadap kepemimpinan FIFA," kata Erick, dikutip Sabtu (24/10/2026).
Erick menilai keterlibatan Indonesia dalam forum sepakbola internasional memiliki arti strategis bagi perkembangan olahraga nasional. Menurutnya, hubungan yang kuat dengan FIFA dapat membuka peluang lebih besar bagi kemajuan sepakbola Indonesia sekaligus mempererat kerja sama antarnegara.
"Bagi Indonesia, sepakbola bukan sekadar olahraga, tetapi juga jembatan persatuan, persahabatan, dan kerja sama antarnegara,” kata Erick.
“Semoga langkah ini semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan komunitas sepakbola internasional serta membuka ruang yang lebih luas bagi kemajuan sepakbola Indonesia dan dunia," sambungnya.
"Indonesia hadir, menjalin persahabatan, dan berkontribusi bagi masa depan sepakbola dunia," tutup Erick.
Infantino turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah Indonesia dan PSSI. Pria berusia 56 tahun itu menyambut baik surat dari Prabowo yang disampaikan secara langsung oleh Erick.
"Merupakan suatu kehormatan besar bertemu dengan Presiden PSSI Erick Thohir yang menyerahkan surat dukungan dari Presiden Indonesia Prabowo Subianto," tulis Infantino.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo, Erick Thohir, dan semua pihak di PSSI atas kepercayaan serta dukungan kuat mereka saat kita bekerja sama memastikan sepakbola menjadi milik semua orang, di mana pun berada," lanjutnya.
Dukungan Indonesia dan sejumlah anggota AFC menjadi bagian penting dalam dinamika politik menjelang pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031. Ini memiliki arti strategis di tengah adanya penolakan dari sejumlah pihak di Eropa (UEFA) dan Konfederasi Sepakbola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia (CONCACAF).
Proses pencalonan Presiden FIFA untuk periode 2027-2031 dijadwalkan ditutup pada 18 November 2026. Setelah itu, penentuan kepemimpinan FIFA berikutnya akan berlangsung dalam Kongres FIFA di Rabat, Maroko, pada Maret 2027.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.