JAKARTA - Profil Julio Cesar, benteng tangguh asal Brasil andalan Persib Bandung, bakal diulas dalam artikel ini. Tak hanya kokoh menjaga lini belakang, ia juga bisa mencetak gol.
Pada laga terakhir melawan Persik Kediri, Julio Cesar menjadi pahlawan kemenagan bagi klub berjuluk Maung Bandung. Ia mencetak satu-satunya gol Persib pada pekan kelima Super League 2026-2027 di Stadion Si Jalak Harupat tersebut.
Hasil 1-0 ini membawa Persib Bandung naik ke peringkat kelima dengan 10 poin hasil 3 kali menang, 1 satu, dan 1 kalah.
Lantas, seperti apa profil Julio Cesar dan bagaimana perjalanan kariernya hingga menjadi andalan di lini belakang Persib?
Julio Cesar memiliki nama lengkap Júlio César de Freitas Filho. Ia lahir di Anápolis, Brasil, pada 21 Maret 1995, sehingga kini dirinya telah berusia 31 tahun.
Pemain dengan tinggi 189 cm itu bermain sebagai bek tengah. Ia juga mampu bampil sebagai bek kanan.
Pemain bernomor punggung 4 yang akrab disapa JC ini dikenal sebagai bek klasik yang fokus kuat dalam duel udara karena postur tubuhnya.
Pada musim lalu, ia menjadi bagian dari lini belakang Persib bersama Patricio Matricardi, Frans Putros, Federico Barba, dan Kakang Rudianto. Musim ini, ia masuk susunan pemain awal Persib dalam formasi lima bek saat melawan FC Seoul di AFC Champions League Two. Pada laga itu, ia juga menjadi pahlawan bagi Persib karena mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 0-1.
Dalam kehidupan pribadinya, Julio Cesar diketahui telah memiliki tiga orang anak bersama dengan Bárbara Freitas seperti yang terlihat dalam laman akun Instagram pribadinya @juliocfreita44.
Berdasarkan catatan Soccerway, Julio Cesar memulai karier profesional bersama Vila Nova. Ia lalu memperkuat Várzea Grande dan Grêmio Anápolis.
Ia kemudian dipinjamkan ke klub Portugal, Nacional, pada 2017 dan dipermanenkan pada 2018. Ia bertahan di sana hingga 2022 sebelum pindah ke Al-Fahaheel.
Setelah itu, Julio Cesar memperkuat Chiangrai United di Liga Thailand dan mencatat 14 penampilan pada musim 2024-2025.