Sebenarnya, polisi telah menangkap salah satu pelaku buntut penyerangan tersebut. Salah satu pelaku tersebut berinisial BPA yang merupakan warga Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat. Aditya tak menutup kemungkinan ada pelaku penyerangan lain selain BPA.
"Karena gua belum tahu nih nanti untuk ke depannya apakah akan bertambah lagi yang tersangka dan sebagainya. Jadi gua masih sangat menunggu, masih terus menunggu proses-prosesnya," tutur Aditya.
Sehubungan dengan itu, Aditya menegaskan pihaknya akan memberlakukan sanksi jika pelaku terbukti merupakan anggota resmi The Jakmania. Sanksi tersebut salah satunya adalah pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA).
"Kalau untuk anggota, ya pasti kita pencabutan KTA. Kalau untuk organisasi wilayahnya, ya kita bisa macam-macam sebenernya. Dari eh pembekuan, atau misalkan skorsing dan sebagainya," ujar Aditya.
"Tapi kita masih dalam penggodokan, karena kita masih menunggu dari pengembangan penyelidikan maupun penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian, seperti itu," katanya.
Sementara itu, saat ini Persija Jakarta sedang dalam tren positif usai menyapu bersih kemenangan di empat pekan awal Super League 2026-2027. Macan Kemayoran memuncaki klasemen dengan koleksi 12 poin usai mengalahkan Borneo FC (1-0), Persib Bandung (2-1), Java United (1-0), dan PSIM Yogyakarta (4-0).
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.