SELAMA 27 tahun memimpin Manchester United, Sir Alex Ferguson berhasil mengukir era paling gemilang dalam sejarah klub. Pelatih legendaris asal Skotlandia itu tidak hanya mempersembahkan deretan trofi bergengsi, tetapi juga membentuk serta mendatangkan banyak pemain berkelas dunia.
Di antara ratusan pemain hebat yang pernah diasuhnya di Old Trafford, Ferguson secara khusus menyoroti tiga nama yang ia anggap memiliki bakat alami paling luar biasa di atas lapangan.
Dalam buku yang dirilisnya pada 2014, setahun setelah pensiun, Ferguson tanpa ragu menempatkan Cristiano Ronaldo di posisi teratas. Didatangkan dari Sporting Lisbon saat masih remaja, Ronaldo menjelma menjadi salah satu penyerang paling mematikan di dunia hingga meraih Ballon d'Or 2008 dan mempersembahkan tiga gelar Liga Inggris serta trofi Liga Champions.
"Cristiano Ronaldo adalah pemain paling berbakat yang pernah saya tangani. Ia melampaui semua pemain hebat lainnya yang pernah saya latih di United, dan saya memiliki banyak pemain hebat," tulis Ferguson dalam bukunya, dikutip dari Give Me Sport, Jumat (16/10/2026).
Legenda asal Wales ini menjadi salah satu dari dua pemain lokal yang dinilai Ferguson mendekati level kehebatan Ronaldo. Giggs memiliki loyalitas dan konsistensi luar biasa dengan menjadi bagian dari seluruh 13 gelar Premier League yang diraih Ferguson di Manchester United.
Transformasi permainannya pun sangat mengagumkan, di mana ia berevolusi dari seorang penyerang sayap berkecepatan tinggi menjadi gelandang tengah yang cerdas dalam mengontrol tempo permainan selama dua dekade.
"Satu-satunya pemain yang bisa disandingkan dengannya adalah beberapa pemain didikan klub sendiri, yaitu Paul Scholes dan Ryan Giggs, karena mereka memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Manchester United selama dua decade,” imbuh Ferguson.
Melengkapi trio pemain berbakat tersebut, Paul Scholes dikenal sebagai metronom permainan The Red Devils. Memulai karier sebagai gelandang serang, Scholes memiliki visi bertanding, kecerdasan membaca permainan, serta akurasi umpan yang sangat elite.
Kehebatannya terbukti saat Scholes sempat memutuskan pensiun pada 2011, namun kembali bermain setahun kemudian dan tetap menjadi salah satu gelandang terbaik di Premier League untuk mengawal musim terakhir Ferguson sebelum pensiun.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.