Kendati mengagumi kualitas individu kedua pemain kunci tersebut, Dooley mengingatkan skuadnya agar tidak terjebak untuk hanya fokus mengawal Diks dan Romeny saja. Ia menilai kekuatan Timnas Indonesia bersifat kolektif dan merata di setiap lini.
Bahkan, Dooley sempat melontarkan komentar bernada candaan namun serius mengenai postur fisik para pemain bertahan lawan yang jauh lebih menjulang dibanding dirinya, seraya menegaskan bahwa seluruh penggawa Garuda wajib diwaspadai tanpa terkecuali.
Bagi Bangladesh, bentrokan kontra Indonesia ini bukan sekadar formalitas penutup grup, melainkan momentum berharga untuk menimba pengalaman berharga dan menguji mentalitas bertanding di level tertinggi sepak bola Asia Tenggara.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.