"Bagi anak-anak yang tinggal di komunitas di mana kehidupan sehari-harinya sering terganggu oleh pembatasan dan ketidakpastian, memiliki tempat di mana mereka bisa bermain sepak bola, bertemu teman, dan berpartisipasi dalam olahraga terorganisir menjadi hal yang amat penting," imbuh Infantino.
Rangkaian turnamen anak-anak ini dijadwalkan akan berakhir pada 25 September mendatang. Pertandingan pemungkas sekaligus upacara penghargaan akan menandai peresmian formal dari kedua fasilitas FIFA Arena tersebut.
Melalui program ini, FIFA berharap lapangan mini yang telah dibangun tidak sekadar menjadi proyek seremonial. Fasilitas tersebut dirancang agar dapat terus berfungsi sebagai pusat komunitas yang aktif dalam jangka panjang.
Dengan adanya infrastruktur yang aman dan aksesibel ini, anak-anak di Marah Rabah dan Qusin kini memiliki tempat permanen untuk berlatih dan bersosialisasi. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen global dalam memajukan sepak bola yang inklusif di berbagai belahan dunia.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.