Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Respons Resmi Manajemen Persija Jakarta Terkait Polemik Kenaikan Harga Tiket Peluncuran Tim

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2026 |15:23 WIB
Respons Resmi Manajemen Persija Jakarta Terkait Polemik Kenaikan Harga Tiket Peluncuran Tim
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. (Foto: Instagram/persija)
A
A
A

JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta akhirnya angkat bicara merespons polemik kenaikan harga tiket acara peluncuran skuad menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026-2027 yang sempat menuai protes keras dari para suporter setianya.

Klarifikasi resmi tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, di Kantor Persija pada Kamis (27/8/2026), menyusul rencana agenda launching yang dirangkaikan dengan laga uji coba kontra klub Australia, Brisbane Roar, di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu 29 Agustus 2026.

Polemik ini sebelumnya mencuat setelah publik menyoroti banderol harga tiket untuk pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) The Jakmania yang dipatok Rp150 ribu untuk tribun bawah dan Rp130 ribu untuk tribun atas, mengalami kenaikan dibanding laga uji coba musim lalu kontra Arema FC yang dijual Rp100 ribu hingga Rp130 ribu.

Mewakili manajemen klub, Bambang Pamungkas menegaskan The Jakmania bukan sekadar konsumen bagi Persija Jakarta. Menurut pria yang akrab disapa Bepe itu, kelompok suporter memiliki ikatan historis dan emosional yang kuat dengan klub.

“Saya mewakili manajemen menyampaikan bahwa yang beredar selama ini bahwa The Jakmania adalah customer itu tentu tidak demikian. Kita tentu menganggap The Jakmania sebagai suporter kita yang sama-sama dari awal secara historis memiliki ikatan batin yang kuat untuk bertarung atau berjuang atas nama Kota Jakarta. Jadi statement atau apa yang beredar di media sosial itu menurut saya tidak tepat,” kata Bambang kepada awak media, termasuk Okezone di Kantor Persija, Kamis (27/8/2026).

Persija Jakarta vs Chiangrai United (Foto: Instagram/@persija)
Persija Jakarta vs Chiangrai United (Foto: Instagram/@persija)

1. Klarifikasi Kenaikan Harga

Bambang kemudian meluruskan informasi mengenai kenaikan harga tiket yang ramai dibahas di media sosial. Dia menjelaskan harga yang diumumkan melalui platform resmi Persija merupakan tiket yang dijual secara daring, bukan seluruh alokasi tiket untuk The Jakmania.

 

“Ada hal juga yang mungkin perlu saya sampaikan bahwa beredar kabar atau mungkin seliweran bahwa kenaikan tiket itu mencapai di angka 70 persen. Sebenarnya kalau saya boleh sedikit meluruskan di sini, bahwa tiket yang kami umumkan secara resmi di platform Persija itu adalah tiket yang dijual secara online. Artinya ada alokasi tiket khusus bagi pendukung setia kami The Jakmania yang akan didistribusikan melalui PP The Jakmania dan Korwil masing-masing,” sambung Bambang.

Menurut Bambang, tiket yang dialokasikan khusus untuk The Jakmania memang mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya. Namun, manajemen Persija menilai perubahan harga tersebut tidak terlalu signifikan.

“Nah, tiket tersebut memang ada kenaikan, tapi menurut kami tidak terlalu signifikan. Artinya ya tiket yang tadinya kategori 2 yang menjadi alokasi The Jakmania, yang tadinya Tier 1-nya 100 ribu menjadi 130 ribu, kemudian yang 130 ribu menjadi 150 ribu. Nah, itu yang kita alokasikan untuk The Jakmania,” papar mantan penyerang Timnas Indonesia itu.

Persija Jakarta
Persija Jakarta

2. Harapan Kehadiran Suporter

Di tengah polemik yang terjadi, Bambang mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra. Dia berharap para pendukung Persija tetap hadir di stadion untuk memberikan dukungan untuk Persija.

“Saya secara pribadi kemarin juga sempat mengirimkan pesan kepada Ketum The Jakmania yang baru, Bung Adit melalui WhatsApp, bahwa kami tentu berharap teman-teman The Jakmania tetap hadir di stadion karena The Jakmania adalah urat nadi perjuangan Persija,” terangnya.

Bambang menyampaikan pesan tersebut tidak hanya sebagai bagian dari manajemen Persija Jakarta. Sebagai mantan pemain Macan Kemayoran, dia juga merasa memiliki hubungan emosional yang telah terjalin lama dengan The Jakmania.

 

“Saya menyampaikan pesan tersebut tidak hanya saya sebagai bagian dari pengurus manajemen Persija, namun juga saya sebagai mantan pemain Persija yang telah lama bersama-sama berjuang atas nama Persija. Jadi jujur kami sangat berharap dengan kehadiran mereka untuk tetap hadir di stadion,” lanjut Bambang.

Persija Jakarta vs Chiangrai United (Foto: Instagram/@persija)
Persija Jakarta vs Chiangrai United (Foto: Instagram/@persija)

Meski demikian, Bambang menegaskan manajemen tetap menghormati keputusan apa pun yang akan diambil The Jakmania. Dia meyakini hubungan antara Persija dan suporternya tetap memiliki ikatan kuat meski saat ini terdapat perbedaan pandangan.

“Namun demikian, dari sisi manajemen tentu kami sangat menghormati apa pun keputusan dari The Jakmania. Dan menurut saya, Persija dengan The Jakmania itu seperti dua sisi mata uang ya. Mungkin pada satu titik saat ini terjadi sedikit perbedaan, tapi saya meyakini karena ada ikatan emosional, ikatan batin yang begitu kuat, saya meyakini pada satu titik nanti akan ada titik temu yang membuat kita akhirnya bisa bersama lagi. Dan semoga itu tidak dalam waktu yang lama. Jadi semoga dipahami semua pihak dan kita bisa sama-sama berjuang lagi,” pungkasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement